Petaling Bapas Tanjungpandan Dekatkan Layanan bagi Klien di Wilayah Belitung Timur

Petaling Bapas Tanjungpandan Dekatkan Layanan bagi Klien di Wilayah Belitung Timur

Belitung Timur, INFO_PAS – Jarak wilayah menjadi salah satu tantangan dalam memberikan layanan kepada Klien Pemasyarakatan. Menjawab kondisi tersebut, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus kembangkan inovasi Pelayanan Litmas, Bimbingan, dan Konseling Keliling (Petaling) dengan mendatangi langsung rumah Klien, khususnya yang berdomisili di wilayah jauh dari kantor Bapas Tanjungpandan.

Petaling dilaksanakan di sejumlah desa di Kecamatan Gantung dan Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (8/10). Pembimbing Kemasyarakatan (PK) mendatangi Klien untuk melaksanakan pembimbingan dan pengawasan sekaligus memastikan akses pelayanan tetap dapat diberikan meskipun Klien memiliki keterbatasan untuk datang ke Kantor Bapas Tanjungpandan maupun Pos Bapas di Manggar.

Kunjungan langsung ke rumah Klien juga dimanfaatkan PK untuk mengetahui kondisi Klien setelah kembali ke masyarakat. Kondisi keluarga, lingkungan tempat tinggal, pekerjaan, serta keadaan ekonomi menjadi bagian yang diperhatikan dalam pelaksanaan pembimbingan dan pengawasan.

PK Ahli Muda Bapas Tanjungpandan, Dian Safitri, mengatakan Petaling tidak hanya menjawab persoalan jarak, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh klien untuk memperoleh layanan Pemasyarakatan. “Bagi kami, Petaling adalah salah satu wujud keadilan dan kesetaraan dalam pelayanan. Klien yang memiliki keterbatasan ekonomi atau tinggal jauh dari kantor Bapas tetap memiliki hak untuk mendapatkan pembimbingan dan pengawasan sebagaimana Klien lainnya. Karena itu, ketika Klien mengalami kendala untuk datang, kami yang mendekatkan layanan kepada mereka,” ujar Dian.

Menurut Dian, kehadiran PK di tempat tinggal Klien juga memungkinkan proses pembimbingan dilakukan berdasarkan kondisi yang sebenarnya. PK tidak hanya memeriksa pemenuhan kewajiban, tetapi berdialog dengan Klien dan keluarga untuk mengetahui perkembangan serta persoalan yang dihadapi selama menjalani program Integrasi.

“Pembimbingan tidak cukup hanya melihat administrasi. Kami perlu mengetahui bagaimana kondisi Klien setelah kembali ke masyarakat, apakah sudah bekerja, bagaimana dukungan keluarga, dan apakah ada kendala yang dapat menghambat proses reintegrasi. Dari situ, kami dapat memberikan arahan dan tindak lanjut sesuai kebutuhan Klien,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Petaling, PK juga melakukan pemantauan terhadap kepatuhan Klien terhadap ketentuan program Integrasi. Di sisi lain, pendekatan dialogis digunakan untuk memberikan konseling dan mendorong Klien agar menyelesaikan persoalan secara konstruktif, serta menjalankan kehidupan secara bertanggung jawab.

“Pengawasan dan pembimbingan harus berjalan bersama. Klien tetap memiliki kewajiban yang harus dipenuhi, tetapi mereka juga perlu mendapatkan ruang untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi. Tugas PK adalah memastikan proses tersebut berjalan sesuai ketentuan sekaligus membantu Klien agar mempertahankan perubahan positifnya,” kata Dian.

Salah satu Klien Pemasyarakatan berinisial DI di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, terbantu dengan adanya layanan Petaling. Menurutnya, jarak dan biaya perjalanan menjadi pertimbangan tersendiri untuk datang ke kantor Bapas Tanjungpandan maupun Pos Bapas di Manggar.

“Kalau harus datang ke Tanjungpandan, cukup jauh dan membutuhkan biaya. Ke Pos Bapas di Manggar juga tetap membutuhkan ongkos. Setelah bebas bersyarat, saya masih berusaha membangun ekonomi dan mencari penghasilan. Jadi, dengan PK datang langsung ke rumah seperti ini, kami sangat terbantu,” ungkap DI.

DI juga merasa lebih mudah menyampaikan kondisi yang dihadapi selama menjalani masa integrasi. “Kalau ada kesulitan bisa langsung disampaikan kepada PK. Kami tetap mendapatkan arahan dan bimbingan. Bagi saya, pelayanan seperti ini sangat membantu karena tidak harus selalu meninggalkan pekerjaan untuk datang ke Bapas,” katanya.

Melalui Petaling, Bapas Tanjungpandan terus berupaya mendekatkan layanan kepada Klien, khususnya yang berada di wilayah dengan akses cukup jauh. Kehadiran PK secara langsung di tengah lingkungan Klien diharapkan mendukung pelaksanaan pembimbingan dan pengawasan sekaligus memperkuat proses reintegrasi Klien di masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Tanjungpandan

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0