Mengintip Kreatifnya Kegiatan Pembinaan dari Balik Jeruji Lapas Kendal

Kendal, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal memiliki Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang kreatif. Dari hasil pantauan INFO_PAS,  Selasa (22/03) terlihat berbagai macam barang hasil kerajinan yang dipamerkan di dapan ruang kunjungan Lapas. Terpampang juga lukisan dan pot dengan berbagai motif yang menghiasi etalase. Kalapas Kendal Dwi Agus Setyabudi mengatakan bahwa kerajinan tersebut merupakan program pembinaan kemandirian di Lapas. Dia berujar bahwa Lapas Kendal sudah memproduksi 33 macam hasil kerajinan dan sudah menghiasi berbagai macam ajang pameran. "Kita ada bimbingan Handicraft dan sudah bisa memproduksi 33 macam," ujarnya. Agus mengungkapkan bahwa berbagai kerajinan seperti pembuatan pot, lampu hias, dan berbagai macam lainnya merupakan hasil transfer ilmu keterampilan antar WBP. "Mereka saling belajar, karena diantaranya memiliki bakat, hobi atau hanya sekedar mengisi waktu luang," pungkasnya. Sementara itu Kasi Binadik Hidaya

Mengintip Kreatifnya Kegiatan Pembinaan dari Balik Jeruji Lapas Kendal
Kendal, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal memiliki Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang kreatif. Dari hasil pantauan INFO_PAS,  Selasa (22/03) terlihat berbagai macam barang hasil kerajinan yang dipamerkan di dapan ruang kunjungan Lapas. Terpampang juga lukisan dan pot dengan berbagai motif yang menghiasi etalase. Kalapas Kendal Dwi Agus Setyabudi mengatakan bahwa kerajinan tersebut merupakan program pembinaan kemandirian di Lapas. Dia berujar bahwa Lapas Kendal sudah memproduksi 33 macam hasil kerajinan dan sudah menghiasi berbagai macam ajang pameran. "Kita ada bimbingan Handicraft dan sudah bisa memproduksi 33 macam," ujarnya. Agus mengungkapkan bahwa berbagai kerajinan seperti pembuatan pot, lampu hias, dan berbagai macam lainnya merupakan hasil transfer ilmu keterampilan antar WBP. "Mereka saling belajar, karena diantaranya memiliki bakat, hobi atau hanya sekedar mengisi waktu luang," pungkasnya. Sementara itu Kasi Binadik Hidayat mengatakan bahwa saat ini WBP yang mengikuti program bimbingan kerja sebanyak 19 orang. Dia melanjutkan bahwa bimbingan kerja tidak hanya dalam bentuk kerajinan saja namun juga terdapat pertukangan, binatu, cukur, pencucian motor, dan bercocok tanam. "Kami memberikan kesempatan napi untuk berkarya karena pada hakekatnya itulah tujuan mereka dibina disini," ungkapnya. Hidayat berharap agar WBP yang berkesempatan mengikuti bimbingan kerja di Lapas Kendal memiliki keterampilan sehingga dapat memberikan bekal setelah mereka kembali kepada masyarakat. **   Penulis: Fariz & Rio  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0