Menuju ZI WBK, Direktorat TIKERS Unggulkan 3 Inovasi

Share:

Jakarta – Ketiga inovasi tersebut antara lain SMS Gateway, Sistem Informasi Kerja Sama Pemasyarakatan (SIKAP) dan SDP Waspada. Hal tersebut diungkapkan Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama, Dodot Adikoeswanto, saat penilaian komponen pengungkit oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Grand Kemang Hotel Jakarta, Senin (19/8).

“Selain mempermudah dalam proses monitoring dan evaluasi, ketiga inovasi tersebut juga meminimalisasi adanya pungutan liar karena ketika dilaksanakan secara online, intensitas untuk bertemu langsung antara petugas dengan masyarakat atau WBP sedikit,” terang Dodot.

Ketiga inovasi tersebut dilakukan ketika berbagai permasalahan dalam pelayanan terjadj seperti adanya penyalahgunaan wewenang dan pungutan liar terjadi. Dodot juga menerangkan bahwa ketiga inovasi dari Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama (Dit. Tikers) memiliki dampak meluas karena dapat digunakam oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi.

“SMS Gateway ini berisi jumlah WBP di seluruh Indonesia. Real time. Jumlah ini digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan misalnya dalam kondisi darurat. Kemudian SIKAP yang berisi informasi kerja sama yang telah dilakukan baik oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan maupun Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Terakhir ada SDP Waspada, berupa aplikasi untuk melakukan chatting dengan saluran yang lebih private karena server ada di kami sendiri,” tambah Dodot.

Berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan juga dilakukan. Upgrade aplikasi dan sarana prasarana pendukung terus dilakukan sejak SDM berdiri dan terus dilakukan bimbingan teknis berjangkauan luas dengan memanfaatkan teleconference. Tak hanya itu, Dit. Tikers juga membuka saluran untuk penyampaian saran dan aspirasi dari user maupun masyarakat.

“Kami terbuka atas saran dan masukan bagi bagian pengembangan. Kami ada beberapa mekanisme yang dilakukan untuk saran-saran dengan melalui sarana-sarana yang selalu kita perhatikan,” tambah Dodot.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah mencanangkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM) oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang disaksikan Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 24 April 2019. Sementara itu, usulan Dit. Tikers menjadi ZI WBK dilakukan pada 15 April 2019.

Berbagai upaya menjaga integritas juga telah dilakukan antara lain dengan penandatanganan Pakta Integritas, Kerja Sama bebas Gratifikasi, menjaga netralitas ASN, pemasangan banner dan spanduk anti korupsi dan anti pungli, penerapan tata nilai PASTI dan menjaga kedisiplinan pegawai.

Menuju ZI WBK, Direktorat TIKERS Unggulkan 3 Inovasi | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya