Terima kasih tidak mengambil konten tanpa izin

Napi Rutan Rangkasbitung TTS Bersama Warga Lebak

Share:

Rangkasbitung, INFO_PAS – Undangan mengikuti Training Tahfizh Singkat (TTS) atau pelatihan menghafal Al Quran metode kauny yang digelar oleh Komunitas Hafizh On The Street Kabupaten Lebak atau lebih dikenal Organisasi HOTSer Lebak tidak disia-siakan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rangkasbitung yang turut mengutus perwakilan narapidana dan petugasnya. Kegiatannya sendiri resmi dibuka oleh Asisten Daerah (Asda) I yang berlangsung di Mesjid Agung Al Araf Rangkasbitung, Minggu (30/6) pagi.

Pada kesempatan ini turut hadir seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lebak serta peserta kegiatan TTS yang diikuti 517 orang lebih dari seluruh elemen masyarakat seperti pelajar, karyawan, PNS, dan masyarakat Umum se-Kabupaten Lebak. Kegiatan ini untuk mempermudah masyarakat Muslim yang ingin menghafal Al Quran bahwa menghafal Al Quran itu mudah dan semudah tersenyum sesuai dengan motto organisasinya.

Asda I Lebak, Alkadri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggara kegiatan yang positif ini. “Kegiatan ini selaras dengan tujuan pemerintah daerah Kabupaten Lebak untuk menciptakan generasi penerus yang beralhakul karimah dan menciptakan manusia produktif. Kami harap komunitas ini bisa mewabah ke seluruh elemen sehingga semakin banyak generasi muda yang berperilaku positif dan bahkan bisa menciptakan lebih banyak hafizh andalan di Kabupaten Lebak,” ujar Alkadri.

Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra Harahap, membenarkan sejumlah narapidana dan petugas mengikuti kegiatan TTS bersama Bupati Lebak. “Kami mendapat undangan dari HOTSerLebak. Kami meyakini undangan ini adalah sebuah kepercayaan masyarakat. Untuk kami mengikutsertakan petugas dan narapidana yang berkategori minimum mereka dalam kegiatan yang positif dan mulia ini. Saya berharap petugas yang ikut nanti bisa menjadi teladan dan santri wWarga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa menularkan virus positif dari ilmu yang mereka peroleh hari ini kepada WBP lainnya,” ujar Aliandra.

Ketua panitia kegiatan, Abi Bahtiar, mengungkapkan alasannya mengundang para santri dari Pondok Pesantren Al Maghfiroh Rutan Rangkasbitung. “Kami ingin ini menjadi tonggak baru. Kita ubah cara pandang kita mulai dari gerakan menghafal Al Quran dan semua orang berhak mengikutinya, termasuk penghuni rutan. Semoga kita dapat meluruskan niat baik kita untuk semakin mencintai Al Quran dan ini bisa mewabah di sana sehingga mereka bisa menjalani pembinaan dengan lebih baik,” harapnya.

Salah satu WBP n atas nama TN menyampaikan apresiasi terhadap jajaran rutan dan undangan dari komunitas Hafizh Lebak. “Bagi saya undangan ini adalah bentuk kepedulian, perhatian, sekaligus kepercayaan bagi kami dalam menjalankan pembinaan di rutan. Kami senang bisa mengikuti kegiatan ini, sangat bagus dan positif. Kami bisa lebih tahu cara menghafal Al Quran dengan mudah dan ini menambah semangat kami untuk lebih mencintai Al Quran dan menjadi lebih baik,” katanya.

 

 

Kontributor: Pratamadzyogas

 

Napi Rutan Rangkasbitung TTS Bersama Warga Lebak | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya