Panen 17 Kilogram Lele, Lapas Tanjung Dorong Kemandirian Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Sebanyak 17 kilogram ikan lele berhasil dipanen dari kolam budidaya di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung sebagai hasil pembinaan kemandirian bidang perikanan bagi Warga Binaan, Rabu (16/9).
Panen tersebut bagian dari rangkaian pembinaan yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan budidaya ikan. Dengan pendampingan petugas, mereka jalankan berbagai pekerjaan di kolam sekaligus pelajari tahapan budidaya yang dapat menjadi keterampilan praktis.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja, Robyanor, menjelaskan bahwa proses pembinaan tidak berhenti pada hasil panen, tetapi juga tekankan pemahaman terhadap seluruh rangkaian budidaya. Warga Binaan mendapat pengalaman mulai dari menyiapkan kolam hingga merawat ikan sampai siap dipanen.
“Yang kami tekankan adalah prosesnya. Warga Binaan perlu memahami bagaimana merawat ikan dengan baik, karena keterampilan seperti ini bisa mereka kembangkan lagi setelah kembali ke masyarakat,” ujar Robyanor.
Staf Pembinaan, Abu Salim, mengatakan pendampingan petugas membantu Warga Binaan memahami pekerjaan secara langsung, termasuk pemberian pakan dan pemeliharaan kondisi air. Menurutnya, keterlibatan secara rutin membuat Warga Binaan lebih memahami tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan budidaya.
“Di lapangan mereka langsung melihat dan mengerjakan sendiri. Dari pemberian pakan sampai menjaga kondisi kolam, semuanya perlu dilakukan dengan teliti supaya ikan bisa tumbuh dengan baik,” kata Abu Salim.
Salah seorang Warga Binaan, C, mengaku senang dapat terlibat dalam proses budidaya hingga panen. “Dengan mengikuti budidaya lele ini, saya mendapat pengetahuan baru tentang perikanan. Semoga nanti dapat saya manfaatkan untuk mencari nafkah ketika sudah bebas,” ujarnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


