Paparkan Karya dan Gagasan Kreatif, Kalapas Ambon Apresiasi Inovasi Peserta Magang
Ambon, INFO_PAS - Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan presentasi hasil inovasi peserta Magang Nasional Batch II di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Jumat (22/5). Para peserta magang dari berbagai seksi memaparkan karya dan gagasan kreatif yang mereka kembangkan selama masa pemagangan di hadapan Kepala Lapas (Kalapas) Ambon, S. Hendra Budiman, dan jajaran petugas.
Dalam pemaparan tersebut, peserta magang dari bagian Tata Usaha memperkenalkan Sistem Portal Informasi Digital berupa website resmi yang akan menjadi pusat informasi Lapas Ambon. Sementara itu, peserta dari bagian Keamanan dan Ketertiban menghadirkan e-Guest Book berbasis Google Form sebagai sarana pencatatan tamu secara digital.
Dari bagian Pembinaan Narapidana/Anak Didik, peserta mempresentasikan pengembangan ruang bermain anak-anak bagi pengunjung Warga Binaan dengan penataan fasilitas agar lebih nyaman dan ramah anak. Di bagian Klinik Pratama, peserta magang menampilkan hasil kerja berupa setapak terapi di halaman Klinik Pratama sebagai fasilitas kesehatan alami untuk relaksasi dan kebugaran Warga Binaan. Tidak kalah menarik, peserta dari bagian Kegiatan Kerja memaparkan inovasi perkecambahan taoge sebagai langkah mendukung program kemandirian pangan, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini menunjukkan keterkaitan langsung inovasi dengan tugas dan fungsi satuan kerja sehingga mendukung pencapaian target kinerja, peningkatan kualitas layanan, serta efektivitas dan efisiensi proses kerja. Setelah pemaparan, dilaksanakan sesi tanya jawab dan pemberian masukan sebagai evaluasi akhir program.
Kalapas menilai inovasi para peserta magang memberikan kontribusi nyata. Kreativitas anak muda harus terus difasilitasi agar mendukung reformasi Pemasyarakatan sekaligus memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan.
“Inovasi yang kalian hadirkan bukan hanya ide, tetapi solusi nyata yang bisa langsung diterapkan di Lapas Ambon. Saya sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras kalian karena melalui inovasi ini kualitas layanan Pemasyarakatan makin ditingkatkan,” tutur Hendra.
Sebagai mentor, Victor Ririhena, menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi. Ia menyampaikan hasil magang ini harus dijaga agar tidak berhenti hanya sebagai proyek sementara.
“Saya berharap inovasi ini tidak berhenti di presentasi, tetapi benar-benar dijalankan dan dikembangkan lebih lanjut,” harap Victor.
Salah satu peserta magang, Richard Siahaya, mengungkapkan rasa bangga karena dapat berkontribusi. Ia menyampaikan pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk masa depan.
“Kami merasa senang karena ide-ide kami bisa diterima, bahkan diapresiasi. Ini menjadi motivasi untuk terus berkarya,” ungkap Richard.
Presentasi inovasi peserta Magang Nasional Batch II di Lapas Ambon menjadi bukti a generasi muda mampu menghadirkan gagasan segar yang relevan dengan kebutuhan institusi. Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan mentor, inovasi ini diharapkan terus berlanjut, memberikan nilai tambah, dan memperkuat kualitas layanan Pemasyarakatan di masa mendatang. (IR)
Kontributor: Lapas Ambon
What's Your Reaction?


