Pastikan Zero Narkoba, 110 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Piru Jalani Pemeriksaan Urine
Piru, INFO_PAS - Jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru semakin perketat pengawasan internal. Bekerja sama dengan Polres Seram Bagian Barat (SBB) dan Puskesmas Piru, Lapas gelar razia blok hunian sekaligus tes urine massal bagi 110 petugas dan Warga Binaan, Senin (6/4).
Kegiatan yang berlangsung khidmat namun tegas ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono. Pemeriksaan diikuti 30 pegawai dan 80 Warga Binaan untuk pastikan lingkungan Lapas tetap kondusif dan bersih dari peredaran gelap narkotika.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami terhadap semangat Zero Halinar (Lapas bersih dari handphone, pungli, dan narkoba). Menyambut HBP ke-62, kami ingin memastikan bahwa integritas pegawai dan kepatuhan Warga Binaan tetap terjaga tanpa kompromi," tegas Hery Kusbandono.
Satu per satu pegawai dan Warga Binaan jalani pengambilan sampel urine yang diawasi ketat oleh petugas medis dan aparat kepolisian. Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian tes dilakukan sesuai prosedur kesehatan yang berlaku.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium cepat terhadap 110 sampel yang terkumpul, seluruhnya dinyatakan negatif dari zat adiktif atau narkotika. Ini menunjukkan indikator kesehatan dan disiplin yang sangat baik di lingkungan Lapas," ujar Ns. Suryani.
Di sisi keamanan, Kasi Binapigiatja, Muh Ramdhan Basir, menjelaskan bahwa selain tes urine, tim gabungan juga menyisir setiap sudut kamar hunian. "Kami melakukan penggeledahan secara humanis namun tetap teliti. Sasarannya adalah barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas demi keamanan bersama," ungkapnya.
Senada , Kasubsi Perawatan, Williams Lelapary, menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak eksternal sangat krusial dalam kegiatan ini. "Kami memastikan setiap teknis pemeriksaan, mulai dari sterilisasi alat hingga pendataan, berjalan transparan dengan dukungan penuh dari rekan-rekan Puskesmas dan Polres," jelasnya.
Kepala Puskesmas Piru, Ilona Sopamena yang hadir sebagai tim penguji independen mengapresiasi keterbukaan Lapas Piru. "Kami hadir untuk menjamin validitas tes ini. Prosedur yang dijalankan Lapas Piru sangat rapi dan memenuhi standar operasional prosedur (SOP) kesehatan," pungkas perwakilan Puskesmas.
Sinergi antar-lembaga ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak kepolisian. PS Kanit Intelkam Polres SBB, L. Siwalete, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah preventif yang sangat efektif.
"Polres SBB siap mendukung penuh upaya Lapas Piru dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman. Kerja sama seperti ini sangat penting untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan memastikan wilayah SBB bebas dari peredaran narkoba, dimulai dari dalam Lembaga Pemasyarakatan," tuturnya.
Kegiatan berjalan aman dan kondusif, menjadi kado awal yang positif bagi jajaran Lapas Piru dalam menyongsong hari besar Pemasyarakatan tahun ini. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Piru
What's Your Reaction?


