Pemasyarakatan Sulsel Teguhkan Tekad Pemasyarakatan Makin Berdampak pada Evaluasi Capaian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun 2025
Makassar, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, tegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap dinamika serta tantangan organisasi yang semakin kompleks. Hal ini disampaikannya dalam Evaluasi Capaian Kinerja Satuan Kerja dan Refleksi Akhir Tahun 2025 di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Senin (22/12).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran struktural di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan, dan para operator keuangan di masing-masing satuan kerja (satker) Pemasyarakatan. Mengusung tema “Satu Tahun Bekerja, Satu Tekad Menuju Pemasyarakatan Semakin Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja satuan kerja sepanjang Tahun 2025 sekaligus refleksi bersama untuk penguatan kinerja di tahun berikutnya.
“Seluruh satuan kerja diharapkan mampu membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap dinamika, serta tantangan yang makin kompleks. Dengan arah kebijakan yang jelas dan komitmen bersama, Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan tahun 2026 harus makin profesional, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pinta Kakanwil.
Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum selaku Ketua Panitia, Muhammad Ali, menyampaikan kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menyatukan persepsi dan meningkatkan sinergi antarsatker. “Melalui evaluasi dan refleksi akhir tahun ini, kami berharap seluruh satker dapat melihat capaian dan tantangan secara objektig sehingga menjadi dasar perbaikan dan penguatan kinerja di tahun mendatang,” harapnya.
Sebagai refleksi capaian kinerja, ditayangkan video kaleidoskop kanwil yang menggambarkan perjalanan dan capaian kinerja selama satu tahun terakhir, serta video kaleidoskop UPT Pemasyarakatan. Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow inspiratif bertema “Pemimpin Masa Kini” yang menghadirkan narasumber profesional, Fauziah Zulfitri.
Dalam pemaparannya, Fauziah menekankan pentingnya pemahaman karakteristik generasi Milenial dan Gen Z serta peran kecerdasan emosi dalam kepemimpinan lintas generasi. “Pemimpin masa kini dituntut mampu memahami perbedaan karakter antargenerasi, khususnya ekspektasi generasi muda. Kecerdasan emosi menjadi kunci dalam membangun komunikasi, kepercayaan, dan efektivitas kepemimpinan lintas generasi,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi satker, digelar Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan Award kepada satker berprestasi dalam berbagai kategori, mulai dari pelayanan, pembinaan, keamanan, hingga pelaksanaan anggaran dan reformasi birokrasi. Apresiasi khusus juga diberikan kepada Tim Zona Integritas (ZI) atas dedikasi dalam membangun ZI di lingkungan Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.
Sebagai penutup, dilaksanakan acara perpisahan pejabat, khususnya perpisahan Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Herman Anwar. Dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Herman menyampaikan apresiasi, permohonan maaf, sekaligus pesan penyemangat kepada seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan atas kerja sama dan dukungan selama saya bertugas. Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan maupun perbuatan yang kurang berkenan. Semoga semangat kebersamaan, integritas, dan dedikasi yang telah terbangun dapat terus dijaga dan menjadi penyemangat bagi kita semua dalam melaksanakan tugas ke depan,” ungkap Herman.
Diharapkan Evaluasi Capaian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun 2025 Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan menjadi pijakan strategis untuk memperkuat kinerja Pemasyarakatan yang makin berdampak bagi masyarakat. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulsel
What's Your Reaction?


