Penghuni Rutan Kebonwaru Jalani Tes Urine Tanpa Kecuali

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Seluruh pegawai dan narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru Bandung, menjalani tes urine. Pelaksanaan tes pun dilakukan dengan ketat, tanpa ada pengecualian. Pelaksanaan tes urine ini dilakukan setelah adanya inspeksi mendadak (sidak) Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly ke Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, beberapa hari lalu. Sidak itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi lebih lanjut atas ditangkapnya seorang oknum sipir lapas berinisial DR dalam jaringan peredaran narkoba. “Kita lakukan antisipasi dan tidak ingin apa yang terjadi di Lapas Banceuy, kejadian disini (Rutan Kebonwaru). Kita lakukan tes urine,” ujar Kepala Rutan Kebonwaru Bandung, Mulyadi, Rabu (3/6/2015). Mulyadi menerangkan, tes urine untuk saat ini dilakukan secara random. Tes dilakukan tak hanya untuk pegawai, tapi juga para napi penghuni rutan. “Kita lakukan terus, secara acak. Termasuk Kepala Rutan, Pejabat Struktural, semua harus jalani tes urin

Penghuni Rutan Kebonwaru Jalani Tes Urine Tanpa Kecuali
BANDUNG, FOKUSJabar.com: Seluruh pegawai dan narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru Bandung, menjalani tes urine. Pelaksanaan tes pun dilakukan dengan ketat, tanpa ada pengecualian. Pelaksanaan tes urine ini dilakukan setelah adanya inspeksi mendadak (sidak) Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly ke Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, beberapa hari lalu. Sidak itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi lebih lanjut atas ditangkapnya seorang oknum sipir lapas berinisial DR dalam jaringan peredaran narkoba. “Kita lakukan antisipasi dan tidak ingin apa yang terjadi di Lapas Banceuy, kejadian disini (Rutan Kebonwaru). Kita lakukan tes urine,” ujar Kepala Rutan Kebonwaru Bandung, Mulyadi, Rabu (3/6/2015). Mulyadi menerangkan, tes urine untuk saat ini dilakukan secara random. Tes dilakukan tak hanya untuk pegawai, tapi juga para napi penghuni rutan. “Kita lakukan terus, secara acak. Termasuk Kepala Rutan, Pejabat Struktural, semua harus jalani tes urine. Sejauh ini tidak ada yang positif,” tutur Mulyadi. Di Rutan Kebonwaru sendiri, ada sebanyak 137 pegawai dan 1.099 napi serta tahanan. Untuk waktu beberapa hari terakhir, Mulyadi mengakui belum semuanya menjalani tes urine. “Tapi terus kita lakukan lagi, langkah ini berkelanjutan. Kita tak ingin ada oknum pegawai khususnya, yang terlibat narkoba,” tukasnya.(Adi Suparman/ang) Sumber : fokusjabar.com    

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0