Peringati Maulid Nabi, Lapas Malang Ajak Warga Binaan Maknai Hijrah dengan Perubahan Diri

Peringati Maulid Nabi, Lapas Malang Ajak Warga Binaan Maknai Hijrah dengan Perubahan Diri

Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. di Masjid At-Taubah sebagai pembinaan kepribadian sekaligus pemenuhan hak Warga Binaan, Selasa (8/9). Mengangkat tema “Hijrah”, kegiatan keagamaan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. 

“Kegiatan ini merupakan pembinaan kepribadian sekaligus agenda keagamaan yang menjadi hak Warga Binaan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap Warga Binaan mendapatkan penguatan nilai-nilai spiritual yang dapat menjadi bekal untuk terus memperbaiki diri,” harap Kepala Lapas Malang, Christo Victor Nixon Toar.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan tausiah Dr. H. Zainur Rozikin yang akrab disapa Ustaz Zain atau Pak Zain, untuk memberikan tausiah kepada Warga Binaan dengan mengangkat tema “Hijrah”. Ia mengawali ceramah dengan mengisahkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah, sebuah peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah perkembangan Islam. Namun, menurutnya, makna hijrah pada masa kini tidak harus diwujudkan dengan perpindahan tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah dan para sahabat. Hijrah dapat dimulai dari perubahan dalam diri, yakni dengan meninggalkan perbuatan buruk yang tidak diridai Allah dan berusaha konsisten melakukan kebaikan. 

“Hijrah pada masa sekarang tidak harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Hijrah dapat dimulai dari diri sendiri, dengan meninggalkan hal-hal buruk yang dibenci Allah dan terus berusaha melakukan kebaikan di jalan Allah,” jelas Ustaz Zain.

Ia kemudian mengaitkan makna hijrah tersebut dengan proses pembinaan yang sedang dijalani Warga Binaan di Lapas Malang. Menurutnya, masa pembinaan dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan memulai langkah baru menuju kehidupan yang lebih baik.

“Semoga masa pembinaan di sini menjadi jalan hijrah bagi seluruh Warga Binaan. Mari kita berdoa bersama, semoga mulai sekarang setiap diri dapat menemukan jalan untuk berubah menjadi lebih baik, meninggalkan hal-hal yang tidak baik, dan terus melangkah di jalan yang diridai Allah,” harap Ustaz Zain.

Menutup tausiah, Ustaz Zain mengajak seluruh Warga Binaan untuk bersama-sama memanjatkan doa, memohon keselamatan serta perlindungan bagi bangsa Indonesia dan masyarakat yang tengah menghadapi berbagai bencana di sejumlah wilayah. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Malang terus mendorong pembinaan kepribadian yang tidak hanya memberikan penguatan spiritual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan sebagai bekal Warga Binaan dalam menjalani proses perubahan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0