Perkuat Ekonomi Keluarga, Lapas Narkotika Karang Intan Gelar Pelatihan UMKM
Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan gelar Pelatihan Kewirausahaan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi keluarga Warga Binaan, masyarakat desa binaan, serta anggota Dharma Wanita Persatuan, Sabtu (6/6). Kegiatan ini hasil kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari para pihak terkait, dilanjutkan dengan penyampaian materi kewirausahaan oleh instruktur. Kemudian, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk ikuti demonstrasi dan praktik pembuatan mi ayam dan bakso sebagai keterampilan usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.
Sejak awal hingga akhir kegiatan, para peserta ikuti pelatihan dengan antusias dan penuh keseriusan. Mereka aktif terlibat dalam setiap tahapan praktik sebagai bentuk komitmen tingkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Keterlibatan keluarga Warga Binaan bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus memberikan bekal keterampilan usaha yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kehidupan keluarga, baik selama maupun setelah masa pembinaan Warga Binaan. Sementara itu, partisipasi masyarakat Desa Lihung menjadi wujud sinergi antara Lapas dan lingkungan sekitar dalam memperluas dampak program pembinaan dan pemberdayaan secara berkelanjutan. Adapun keikutsertaan Dharma Wanita Persatuan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan serta penguatan peran sosial dalam keluarga besar Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan pelatihan kali ini merupakan inovasi pembinaan yang tidak hanya menyasar Warga Binaan.
"Pelatihan ini biasanya kami berikan kepada Warga Binaan, namun kali ini kami ubah sasarannya kepada keluarga Warga Binaan. Kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Dalam waktu dekat kami juga akan mengadakan pelatihan pembuatan pempek Palembang dan tekwan yang akan diajarkan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan membawa berkah untuk kita semua," ujar Yugo.
Lebih lanjut, Yugo mengungkapkan Lapas Narkotika Karang Intan telah menyiapkan dukungan lanjutan berupa sarana usaha bagi peserta yang berkomitmen mengembangkan keterampilan yang diperoleh.
"Kami menyediakan empat gerobak usaha yang akan kami bagikan kepada ibu-ibu pada hari Rabu mendatang untuk mendukung usaha mereka. Penyerahan rencananya akan dilakukan oleh Bapak Kepala Kantor Wilayah yang baru bersama Kepala BNNP Kalimantan Selatan. Kami berharap kegiatan ini tidak menjadi yang terakhir, tetapi dapat terus berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," tambahnya.
Ketua STIMI Banjarmasin, Dr. Titien Agustina, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Lapas Narkotika Karang Intan. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keterampilan sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian para peserta.
"Terima kasih kepada Bapak Kalapas atas kerja sama yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berkarya, semangat untuk berubah, serta membuka peluang usaha baru bagi keluarga Warga Binaan maupun masyarakat. Keterampilan seperti pembuatan mi ayam dan bakso ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan yang membawa keberkahan, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing," ujar Titien.
Dengan sinergi pembinaan berbasis pemberdayaan masyarakat ini, diharapkan tercipta peluang usaha produktif yang berkelanjutan untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


