Perkuat Pengawasan dan Pembinaan, Kanwil Ditjenpas Kalbar Gelar Razia di Lapas Perempuan Pontianak
Pontianak, INFO_PAS - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat gelar razia insidentil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pontianak, Rabu (6/5). Razia digelar sebagai komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Pemasyarakatan.
Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat, Jayanta, beserta jajaran struktural, Satuan Operasional Kepatuhan Internal, dan melibatkan petugas perempuan dari UPT Pemasyarakatan se-Kota Pontianak. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap 10 kamar hunian Warga Binaan yang terdiri dari lima kamar di Blok Melati dan lima kamar di Blok Mawar, dapur, klinik, dan ruang kegiata kerja guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu kamtib di Lapas. Hasilnya, ditemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian, seperti sendok berbahan logam, botol kaca, kabel rakitan, korek api, dan barang-barang lain yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib.
Jayanta menegaskan razia ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Razia akan terus dilaksanakan secara rutin maupun insidentil sebagai keseriusan jajaran Pemasyarakatan dalam menciptakan Lapas dan Rutan yang aman, serta bersih dari peredaran narkoba dan barang terlarang.
“Kami ingin memastikan seluruh Lapas dan Rutan di Kalimantan Barat tetap dalam kondisi aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba maupun praktik-praktik pelanggaran lainnya,” tegas Jayanta.
Selanjutnya, ia juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan Warga Binaan perempuans seraya menanyakan berbagai kendala maupun kebutuhan yang dihadapi selama menjalani masa pembinaan di Lapas Perempuan Pontianak. Ini menjadi perhatian serta upaya memastikan layanan dan pembinaan berjalan dengan baik.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Nasihul Hakim, menyampaikan razia bukan hanya sebagai bentuk pengawasan, namun upaya pembinaan terhadap Warga Binaan agar tetap mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan Pemasyarakatan. “Kami terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada Warga Binaan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif sehingga proses pembinaan berjalan optimal,” harapnya.
Di sisi lain, Kepala Lapas Perempuan Pontianak, Ratna Dwi Lestari, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian dari Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat terhadap pelaksanaan pengamanan dan pembinaan di lingkungan Lapas. “Razia menjadi bentuk sinergi dan penguatan pengawasan di lingkungan Lapas Perempuan Pontianak. Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif, serta memastikan proses pembinaan Warga Binaan berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan. Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalbar
What's Your Reaction?


