Perkuat Pengawasan Internal, Lapas Tolitoli Laksanakan Razia Kamar Hunian
Tolitoli, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli laksanakan razia blok hunian, Senin (12/1), mulai pukul 14.00 WITA. Kegiatan ini menyasar Blok Hunian Akuntabel sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di dalam Lapas.
Razia dipimpin Kepala Subseksi Pengelolaan Tata Tertib (Kasubsi Peltatib) bersama jajaran staf Kamtib, Regu Jaga Siang, serta CPNS. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan penguatan deteksi dini gangguan Kamtib, peningkatan pengawasan internal, serta pencegahan peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan Pemasyarakatan. Razia juga dilaksanakan sesuai surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah Nomor WP.24.PK.08.05–206 tanggal 13 Februari 2025 terkait penggeledahan blok hunian dan tes urine petugas serta Warga Binaan.
Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menegaskan bahwa razia blok hunian merupakan langkah preventif yang harus dilakukan secara konsisten untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas.
“Razia ini kami laksanakan sebagai langkah deteksi dini untuk meminimalisasi potensi gangguan Kamtib. Pengawasan yang konsisten menjadi kunci dalam menjaga situasi lapas tetap aman dan tertib,” ujar Mansur.
Dari hasil penggeledahan kamar hunian, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan, berupa dua buah paku dan satu botol kaca. Seluruh barang hasil razia langsung diamankan dan disita untuk dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah seorang Warga Binaan, Marwan, menilai kegiatan tersebut memberi dampak positif terhadap suasana di dalam Lapas.
“Kami memahami razia ini dilakukan untuk kepentingan bersama. Pemeriksaan rutin seperti ini membuat kondisi di dalam blok hunian lebih tertib dan aman. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten,” ujar Marwan.
Kegiatan ini merupakan upaya Lapas Tolitoli menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari praktik-praktik menyimpang. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


