Perkuat Pengendalian Diri, Klien Bapas Denpasar Dibekali Kiat Sukses Jalani Reintegrasi Sosial
Singaraja, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar laksanakan bimbingan kepribadian bagi 20 Klien Pemasyarakatan bertema “Pengendalian Diri dalam Menjalani Reintegrasi Sosial” dalam membentuk pribadi yang lebih baik dan mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana, Kamis (4/6). Kegiatan ini berlokasi di salah satu pos bapas, yaitu Pos Bapas Singaraja di Kabupaten Buleleng dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buleleng yang memberikan penguatan mental, moral, dan spiritual kepada para Klien Pemasyarakatan.
Kepala Bapas Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menegaskan kemampuan mengendalikan diri menjadi modal utama bagi Klien Pemasyarakatan dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat. Menurutnya, reintegrasi sosial bukan hanya tentang memperoleh kebebasan, tetapi juga kesiapan untuk menjalani hidup secara bertanggung jawab dan taat hukum.
Dalam penyampaian materinya, narasumber dari Kemenag Kabupaten Buleleng, I Gusti Ngurah Teguh Piadnyana, mengajak para Klien untuk senantiasa menjaga perilaku, mengendalikan emosi, memilih lingkungan pergaulan yang positif, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Pengendalian diri dinilai menjadi benteng utama agar seseorang tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat menjerumuskan kembali pada perbuatan melanggar hukum.
"Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Kuncinya adalah mampu mengendalikan diri, menjaga pikiran dan tindakan, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman hidup. Ketika seseorang mampu menguasai dirinya sendiri, maka ia akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan tanpa harus kembali melakukan pelanggaran hukum," ujar Teguh.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para Klien Pemasyarakatan antusias mengikuti diskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi selama menjalani proses reintegrasi sosial. Melalui kegiatan ini, para Klien memperoleh pemahaman bahwa keberhasilan kembali ke masyarakat sangat bergantung pada kemauan untuk berubah dan komitmen untuk mempertahankan perilaku positif.
Salah seorang Klien Pemasyarakatan, Ketut Sudiasa, mendapatkan banyak pelajaran dan motivasi dari materi yang diberikan. "Kegiatan ini membuat saya lebih memahami pentingnya mengendalikan emosi dan memilih lingkungan yang baik setelah kembali ke masyarakat. Saya merasa termotivasi untuk memperbaiki diri, fokus bekerja, dan membuktikan kepada keluarga bahwa saya bisa berubah menjadi lebih baik," ungkapnya.
Bimbingan kepribadian ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bapas Denpasar melalui inovasi program Radenjalak Permata dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial sehingga Klien Pemasyarakatan kembali diterima di tengah masyarakat serta menjalani kehidupan yang lebih bermakna, mandiri, dan bertanggung jawab. (IR)
Kontributor: Bapas Denpasar
What's Your Reaction?


