Perkuat Spiritualitas Warga Binaan, Lapas Tual Gandeng Kemenag dan GPM Jemaat Anugrah

Perkuat Spiritualitas Warga Binaan, Lapas Tual Gandeng Kemenag dan GPM Jemaat Anugrah

Langgur, INFO_PAS – Suasana khidmat selimuti Gereja Oikumene Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual. Puluhan Warga Binaan beragama Kristen Protestan tampak tekun ikuti rangkaian ibadah dan bimbingan rohani yang diselenggarakan atas sinergi Lapas Tual, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tual, dan Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Anugrah, Selasa (24/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memulihkan mental dan membentuk karakter iman Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang baru.

Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menyatakan bahwa pembinaan rohani adalah hak dasar Warga Binaan yang wajib dipenuhi oleh negara. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Warga Binaan, terutama dalam aspek spiritual. Dengan menggandeng Kemenag dan GPM Anugrah, kami berharap bekal iman ini menjadi pondasi bagi mereka untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu," ujar Nurchalis.

Senada, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Tual, Keneth Huwae, menekankan pentingnya konsistensi dalam pembinaan. Ia menjelaskan bahwa jadwal bimbingan rohani telah disusun secara teratur agar setiap Warga Binaan mendapatkan porsi penguatan spiritual yang cukup. "Melalui program ini, kita ingin melihat adanya transformasi perilaku. Perubahan yang tulus biasanya dimulai dari hati yang telah disentuh oleh nilai-nilai agama," ungkapnya.

Sementara itu, Pendeta J. Kalajukin dari GPM Jemaat Anugrah yang bertindak sebagai pelayan firman, dalam khotbahnya mengajak para Warga Binaan untuk tetap memiliki pengharapan. "Jeruji besi mungkin membatasi fisik, tetapi firman Tuhan memerdekakan jiwa. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap saudara kita di Lapas merasakan kasih dan dukungan moral yang sama dengan jemaat di luar sana," ucapnya.

Program kolaboratif ini diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata reintegrasi sosial yang humanis di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tual

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0