Perpustakaan Lapas Banjarmasin Jadi Ruang Belajar dan Diskusi Warga Binaan
Banjarmasin, INFO_PAS – Perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin jadi salah satu ruang yang dimanfaatkan Warga Binaan secara aktif selama jalani masa pembinaan. Selain membaca berbagai koleksi buku, mereka juga manfaatkan perpustakaan sebagai tempat berdiskusi dan saling bertukar informasi, Senin (6/7).
Koleksi buku yang tersedia meliputi pengetahuan umum, keagamaan, keterampilan, hingga buku-buku motivasi. Setelah membaca, Warga Binaan kerap diskusikan isi buku bersama rekan-rekannya sehingga proses belajar berlangsung lebih interaktif.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Banjarmasin, Gilang Wisnuwardhana, mengatakan perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga jadi ruang yang mendorong Warga Binaan untuk aktif belajar.
"Perpustakaan bukan hanya tempat membaca. Kami ingin Warga Binaan terbiasa mencari informasi, berdiskusi, dan memperluas cara pandang melalui buku-buku yang tersedia. Kebiasaan belajar seperti ini penting untuk terus dipupuk selama mereka menjalani pembinaan," ujar Gilang.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan fasilitas perpustakaan merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
"Kami mendorong Warga Binaan memanfaatkan perpustakaan secara optimal. Semakin banyak membaca dan berdiskusi, semakin banyak pula pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat mereka peroleh selama menjalani pembinaan," ujar Akhmad Herriansyah.
Salah seorang Warga Binaan, A, mengaku senang memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat membaca dan berdiskusi bersama rekan-rekannya.
"Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan dari buku-buku di perpustakaan. Kami juga sering berdiskusi tentang isi buku sehingga lebih mudah memahami materi. Suasananya membuat saya semakin semangat untuk terus belajar," ujar A.
Perpustakaan menjadi salah satu fasilitas pembinaan yang dimanfaatkan secara rutin oleh Warga Binaan di Lapas Banjarmasin. Kehadirannya tidak hanya sediakan akses terhadap bahan bacaan, tetapi juga hadirkan ruang belajar yang mendorong interaksi, diskusi, dan kebiasaan membaca di lingkungan Lapas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


