Warga Binaan Lapas Tanjung Pelajari Teknik Menjahit dan Permak Pakaian

Warga Binaan Lapas Tanjung Pelajari Teknik Menjahit dan Permak Pakaian

Tanjung, INFO_PAS – Deru mesin jahit kembali terdengar dari ruang pembinaan kemandirian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung, Senin (6/7). Di ruangan tersebut, Warga Binaan pelajari teknik menjahit dan permak pakaian melalui pelatihan yang berlangsung secara bertahap dengan pendampingan petugas.

Selama pelatihan, peserta dikenalkan pada berbagai teknik dasar, mulai dari mengenal fungsi peralatan, membuat jahitan yang rapi, hingga melakukan permak pakaian sesuai kebutuhan. Setiap tahapan dipraktikkan secara langsung agar peserta memahami proses kerja dengan baik.

Staf Kegiatan Kerja, Maulana, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya mampu mengoperasikan mesin jahit, tetapi juga memahami tahapan pekerjaan dari awal hingga hasil akhir.

"Kami membimbing mereka mulai dari teknik dasar, penggunaan mesin jahit, hingga melakukan permak pakaian dengan hasil yang rapi dan layak digunakan. Prosesnya dilakukan bertahap agar setiap peserta benar-benar memahami setiap tahapan," ujarnya.

Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, mengatakan pembinaan kemandirian terus disesuaikan dengan keterampilan yang dapat dipraktikkan secara langsung selama Warga Binaan menjalani masa pidana.

"Kami ingin setiap program pembinaan memberi pengalaman belajar yang nyata. Melalui pelatihan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar menjahit, tetapi juga dibiasakan bekerja dengan teliti, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaannya," tutur Tri Joko Wiyono.

Salah seorang Warga Binaan, Budi, mengaku memperoleh pengalaman baru selama ikuti pelatihan menjahit. Menurutnya, keterampilan tersebut membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang sebelumnya belum pernah ia pelajari.

"Awalnya saya belum pernah menggunakan mesin jahit. Sekarang saya mulai memahami cara mengoperasikannya, membuat jahitan yang rapi, dan melakukan permak pakaian. Saya senang bisa mempelajari hal baru setiap hari," ungkapnya.

Selain melatih kemampuan teknis, pelatihan menjahit juga membiasakan peserta bekerja secara teliti dan menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai standar yang telah ditentukan. Pendampingan petugas dilakukan selama proses pembelajaran untuk memastikan hasil jahitan terus mengalami peningkatan.

Pelatihan menjahit dan permak menjadi salah satu aktivitas pembinaan kemandirian yang rutin dilaksanakan di Lapas Tanjung. Melalui praktik secara langsung, warga binaan memperoleh pengalaman mengerjakan berbagai jenis pekerjaan jahit selama jalani masa pembinaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tanjung

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0