Persempit Ruang Gerak Narkoba, Lapas Wahai Tes Urine Tahanan Baru

Persempit Ruang Gerak Narkoba, Lapas Wahai Tes Urine Tahanan Baru

Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus perketat pengawasan pintu portir. Setiap penghuni baru baik Narapidana maupun Tahanan yang baru saja diserahterimakan ke Lapas Wahai kini wajib menjalani prosedur pemeriksaan ketat, termasuk tes urine mendadak untuk mempersempit dan memastikan tidak adanya penyelundupan atau penggunaan narkotika sejak dini. Hal ini terlihat dari penerimaan dua Tahanan baru dari Pihak Kejaksaan Negeri Bula, Selasa (6/1).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan "Warna Benar" (Warga Binaan Bersih Narkoba) yang diinisiasi oleh Lapas Wahai. Selain itu, langkah ini menjadi bukti nyata implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, terutama dalam poin pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rutan.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan bahwa prosedur ini berlaku bagi siapapun Tahanan yang baru masuk tanpa pengecualian. "Tes urine bagi Tahanan baru ini adalah langkah preventif sekaligus bentuk komitmen nyata kami dalam menjalankan salah satu Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026. Melalui program 'Warna Benar', kami ingin memastikan bahwa sejak hari pertama menginjakkan kaki di sini, tidak ada celah sedikit pun bagi peredaran narkoba. Kami tidak akan berkompromi dengan penyalahgunaan gelap narkotika," tegas Tersih.

Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menambahkan tentang pentingnya sterilisasi ini sebagai langkah awal pembinaan bagi para penghuni baru. "Pembinaan yang efektif dimulai dari kondisi Warga Binaan yang sehat dan bebas dari pengaruh zat adiktif. Dengan memastikan Tahanan baru bersih dari narkoba, kami dapat menjalankan program pembinaan secara maksimal. Ini adalah fondasi penting agar mereka dapat mengikuti seluruh tahapan pembinaan di Lapas Wahai dengan baik dan bertanggung jawab," ujar Merpaty.

Pemeriksaan ini dilakukan secara disiplin oleh tim medis Lapas sesuai dengan protokol yang berlaku. Fitri Rianti, Petugas Kesehatan Lapas Wahai, menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari prosedur wajib yang harus dilalui.

"Setiap Tahanan baru yang masuk wajib melalui tahapan pemeriksaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di Lapas Wahai. Tes urine ini adalah instrumen wajib dalam skrining awal kesehatan dan keamanan. Kami memastikan seluruh proses pengambilan sampel hingga pemeriksaan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan untuk menjamin keakuratan hasil serta menjaga lingkungan Lapas tetap kondusif," jelas Fitri.

Ia pun menambahkan bahwa hasil tes urine dari kedua Tahanan tersebut negatif atau bersih dari narkoba.

Melalui penerapan SOP yang ketat bagi setiap penghuni baru, Lapas Wahai berkomitmen penuh dalam memutus mata rantai narkoba guna menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman dan mendukung program-program pembinaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

What's Your Reaction?

like
3
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
2