Pesantren Kilat Ramadan bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Pangkalpinang Resmi Dibuka
Pangkalpinang, INFO_PAS - Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang resmi dibuka pada Rabu (25/2). Bertempat di Masjid Darut Taubah Lapas Narkotika Pangkalpinang, kegiatan ini menjadi program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian Islam bagi Warga Binaan.
Pesantren kilat diikuti 100 Warga Binaan dan akan dilaksanakan selama 10 hari. Materi pembinaan meliputi peningkatan pemahaman keagamaan, pembinaan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh petugas Lapas bersama penyuluh agama dari Kantor Kementerian Agama (Kemenaga) Kota Pangkalpinang.
Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Novriadi, menegaskan pesantren kilat menjadi momentum penting bagi Warga Binaan untuk memperkuat kualitas kepribadian selama bulan suci. “Kami berharap melalui Pesantren Kilat Ramadan ini, Warga Binaan memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” harapnya.
Pada kesempatan itu, turut hadir Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Gunawan Sutrisnadi, dalam rangkaian Safari Ramadan. Ia hadir beserta perwakilan Kemenag Kota Pangkalpinang dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Gunawan menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah cepat Lapas Narkotika Pangkalpinang dalam menghadirkan pembinaan kerohanian Islam yang optimal selama Ramadan. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan kesadaran memperbaiki diri sebagai bekal reintegrasi sosial.
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada 15 anak dari Panti Asuhan Annisa Pangkal Balam dan penyerahan buku Kurikulum Kasih Sayang. “Momen ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai kemanusiaan dalam Pemasyarakatan, serta mempererat sinergi antarinstansi sekaligus menjadi momentum peningkatan keimanan,“ tutur Gunawan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Firmantasi, yang menguraikan keistimewaan bulan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah, pengendalian diri, dan penguatan nilai keagamaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Pangkalpinang berkomitmen memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus membentuk karakter Warga Binaan yang lebih disiplin, sabar, dan religius selama bulan Ramadan. Diharapkan juga program ini mendukung proses pembinaan berkelanjutan dan memperkuat kesiapan Warga Binaan dalam menjalani reintegrasi sosial secara lebih optimal. (IR)
Kontributor: LPN Pangkapinang
What's Your Reaction?


