Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Siap Tingkatkan Kompetensi lewat Pengenalan Prapascasarjana Magister Manajemen STIMI Banjarmasin

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Siap Tingkatkan Kompetensi lewat Pengenalan Prapascasarjana Magister Manajemen STIMI Banjarmasin

Karang Intan, INFO_PAS Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan siap perluas wawasan melalui pengenalan Prapascasarjana Magister Manajemen yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin secara virtual, Sabtu (22/8). Sebanyak 17 petugas dan 10 Warga Binaan memperoleh pengenalan mengenai Program Magister Manajemen sekaligus informasi terkait proses pembelajaran dan materi yang akan dipelajari.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, mengatakan akses pendidikan menjadi salah satu langkah untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Pemasyarakatan. “Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi petugas dan Warga Binaan untuk terus belajar dan mengembangkan potensi. Bagi petugas, pengetahuan yang diperoleh dapat mendukung pelaksanaan tugas, sedangkan bagi Warga Binaan dapat menjadi bekal untuk membangun pola pikir dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ketua STIMI Banjarmasin, Dr. Titien Agustina, menyampaikan pendidikan dapat menjadi ruang bagi setiap individu untuk mengembangkan kemampuan tanpa terbatas pada latar belakang maupun lingkungan tempat mereka berada. “Kami berharap kegiatan ini membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pendidikan lanjutan. Ilmu yang diperoleh bukan hanya untuk mendapatkan gelar, tetapi juga untuk membangun kemampuan berpikir, mengambil keputusan, dan menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaan maupun kehidupan,” ungkapnya.

Salah satu petugas yang mengikuti kegiatan, Nor Hakim, menyambut baik kesempatan tersebut. Ia menilai pengenalan Program Magister Manajemen memberikan motivasi untuk mempertimbangkan pendidikan lanjutan sekaligus menambah wawasan yang relevan dengan pengembangan profesional.

“Kegiatan ini memberikan gambaran baru mengenai pendidikan Magister Manajemen. Bagi saya, ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar ke depan memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pekerjaan,” ujar Nor.

Bagi Lapas Narkotika Karang Intan, pembelajaran seperti ini memiliki manfaat yang berbeda bagi setiap peserta. Petugas dapat memperoleh wawasan yang menunjang profesionalitas, sementara Warga Binaan mendapatkan pengalaman belajar yang dapat memperluas perspektif dan menumbuhkan kepercayaan diri untuk menata masa depan.

Keikutsertaan mereka tersebut turut mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemasyarakatan. Langkah ini sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, satunya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dari ruang belajar di Lapas, kesempatan untuk menambah pengetahuan tetap terbuka, menjadi bagian dari proses membangun manusia yang lebih siap, produktif, dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

 

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0