Petugas Lapas Pemuda Madiun Naik Pangkat dan Terima Penghargaan atas Prestasi
Madiun, INFO_PAS - Sebanyak 18 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terima kenaikan pangkat dalam sebuah prosesi penyematan tanda pangkat yang berlangsung khidmat, Rabu (22/4). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, yang secara simbolis menyematkan pangkat baru kepada petugas.
Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja, serta pengabdian para petugas dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Selain itu, momen ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rudi menyampaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, namun juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan kekompakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kenaikan pangkat hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan integritas, loyalitas, dan kualitas kinerja. Saya berharap seluruh petugas menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga nama baik institusi,” harap Rudi.
Salah satu petugas yang menerima kenaikan pangkat, Yahya Saputra, turut menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk bekerja lebih baik ke depan. “Kenaikan pangkat ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya. Ini memotivasi untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi Lapas dan masyarakat,” ungkapnya.
Pada momen yang sama, Lapas Pemuda Madiun berikan penghargaan kepada dua petugas berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan. Kedua petugas tersebut adalah Anisa Rizky Mahasinta dan Bagas Nurbiantoro.
Kalapas menyampaikan penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk terus berprestasi dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. “Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi sekaligus motivasi. Saya berharap seluruh petugas menjadikannya sebagai pemicu untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan yang terbaik bagi institusi,” harapnya.
Salah satu penerima penghargaan, Anisa Rizky Mahasinta, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus memberikan kinerja terbaik. “Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja lebih baik, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi positif bagi organisasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kenaikan pangkat dan pemberian penghargaan ini, diharapkan seluruh petugas Lapas Pemuda Madiun makin bersemangat dalam menjalankan tugas, serta memberikan kontribusi positif dalam mendukung program pembinaan dan pelayanan Pemasyarakatan yang optimal.
Sebelumnya, digelar pembacaan ikrar zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas. Ikrar tersebut menjadi pengingat sekaligus penegasan bahwa seluruh petugas berkomitmen untuk menolak segala bentuk penyimpangan, khususnya terkait peredaran handphone ilegal, praktik pungutan liar, dan penyalahgunaan narkotika di Lapas.
“Integritas adalah harga mati. Jangan pernah melakukan penyimpangan dalam bentuk apa pun. Sayangi keluarga kita dengan bekerja secara benar karena setiap tindakan kita akan berdampak besar,” tegas Kalapas.
Rudi juga mengajak seluruh petugas untuk saling menguatkan dan saling mengawasi dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Kita harus saling mengingatkan, saling mengawasi, dan memastikan semua berjalan sesuai aturan. Bekerjalah on the track sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Pemuda Madiun makin memperkuat komitmen dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari halinar serta mampu memberikan pelayanan yang profesional dan berintegritas kepada masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


