Pramuka Ajarkan Nilai-Nilai Penting Bagi Anak LPKA Kutoarjo

Kutoarjo, INFO_PAS - Sebanyak 22 Anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kutoarjo berlatih bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Racana Pramuka Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) mulai Senin (15/10) hingga Sabtu (20/10) di lapangan upacara LPKA Kutoarjo. Kegiatan berlangsung cukup menarik dan para Anak terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka diberikan pemahaman tentang sejarah Pramuka, mengenal aturan kepramukaan, pelatihan baris-berbaris menggunakan tongkat, tali temali, semapur, morse, dan tata cara mendirikan tenda. Kepala LPKA Kutoarjo, Azwar, sangat senang dan mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut karena banyak pelajaran penting dari Pramuka yang bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Kita terbiasa saling tolong-menolong, bergotong-royong, saling menghargai sesama, berani mengeluarkan pendapat, dan bertanggung jawab. Itu nilai-nilai yang penting sekali untuk kehidupan kita bermasyarakat. Apalagi kita sebagai makhluk indiv

Pramuka Ajarkan Nilai-Nilai Penting Bagi Anak LPKA Kutoarjo
Kutoarjo, INFO_PAS - Sebanyak 22 Anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kutoarjo berlatih bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Racana Pramuka Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) mulai Senin (15/10) hingga Sabtu (20/10) di lapangan upacara LPKA Kutoarjo. Kegiatan berlangsung cukup menarik dan para Anak terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka diberikan pemahaman tentang sejarah Pramuka, mengenal aturan kepramukaan, pelatihan baris-berbaris menggunakan tongkat, tali temali, semapur, morse, dan tata cara mendirikan tenda. Kepala LPKA Kutoarjo, Azwar, sangat senang dan mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut karena banyak pelajaran penting dari Pramuka yang bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Kita terbiasa saling tolong-menolong, bergotong-royong, saling menghargai sesama, berani mengeluarkan pendapat, dan bertanggung jawab. Itu nilai-nilai yang penting sekali untuk kehidupan kita bermasyarakat. Apalagi kita sebagai makhluk individu sekaligus sosial yang tidak bisa lepas satu sama lainnya,” ujarnya. Hal senada diungkapkan oleh Kepala Seksi Pembinaan LPKA Kutoarjo, Gayatri R. Rilowati. Ia menjelaskan pada pasal 11 dan pasal 13 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pendidikan Kepramukaan dalam Sistem Pendidikan Nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai gerakan Pramuka dalam pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup.  Oleh karen aitu, Setiap warga negara Indonesia yang berusia 7 sampai dengan 25 tahun berhak ikut serta sebagai peserta didik dalam pendidikan kepramukaan. “Titik sentral pembinaan Anak adalah dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik mereka dan mengacu pada pola pembinaan yang bersifat menyeluruh dan komprehensif. Pelatihan dasar kepramukaan merupakan bagian dari pembinaan kepribadian berbasis budi pekerti untuk pembentukan karakter Anak,” tutur Gayatri. [caption id="attachment_67162" align="aligncenter" width="300"] latihan Pramuka Anak LPKA Kutoarjo[/caption] Sementara itu, pelatih dari UKM Pramuka UMP, Amelia Baiti, menjelaskan Pramuka merupakan gerakan positif untuk membina mental anak-anak muda sehingga generasi penerus bangsa harus berguna dan bermanfaat bagi sekeliling seperti halnya lambang gerakan Pramuka, yakni tunas kelapa. “Lambang tersebut mengandung arti kiasan buah kelapa(nyiur) dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru. Jadi, buah kelapa/nyiur yang tumbuh itu mengandung kiasan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia,” bebernya. Salah satu pelatih dari UMP, Hananto Purbo Nugroho, menyebut kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis, yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan. S Sedangkan gerakan Pramuka adalah gerakan (lembaga) pendidikan yang komplementer dan suplementer sekaligus dapat menjadi upaya “self education” bagi dan oleh anak Pramuka. “Semoga dengan adanya gerakan Pramuka untuk Anak di LPKA Kutoarjo menjadikan mereka percaya diri dan mampu mewujudkan cita-cita dan harapan luhur seperti halnya yang terkandung didalam lambang tunas kelapa,” harapnya.     Kontributor: Dedy Winarto

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0