Produksi Telur Asin RuRa, Rutan Rantau Dorong Keterampilan Wirausaha Warga Binaan

Produksi Telur Asin RuRa, Rutan Rantau Dorong Keterampilan Wirausaha Warga Binaan

Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau terus dorong pengembangan telur asin RuRa sebagai produk pembinaan kemandirian yang memiliki peluang untuk tumbuh menjadi usaha berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya berfokus pada kegiatan produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas produk, penguatan keterampilan kewirausahaan, dan perluasan peluang pemasaran bagi Warga Binaan.

Melalui pembinaan berkelanjutan, Warga Binaan diarahkan untuk memahami bahwa mengembangkan sebuah produk membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan membuatnya. Ketelitian dalam proses pengolahan, konsistensi kualitas, kebersihan, serta pengemasan yang baik menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan menjaga daya saing telur asin RuRa.

Staf Rutan Rantau yang membidangi kegiatan UMKM, Noorhikmah, menyampaikan pembinaan ini diarahkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. “Kami ingin Warga Binaan tidak hanya mampu membuat telur asin, tetapi juga memahami bagaimana menjaga kualitas produk dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal untuk merintis usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial CY mengungkapkan kegiatan tersebut memberinya pengalaman baru dalam mengembangkan keterampilan produktif. “Saya senang bisa belajar membuat telur asin dan memahami bagaimana menjaga kualitasnya. Kegiatan ini memberi saya pengalaman dan keterampilan yang mudah-mudahan bisa saya manfaatkan untuk membuka usaha sendiri ketika kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan pembinaan kemandirian perlu diarahkan pada keterampilan yang memiliki manfaat jangka panjang. “Kami terus mendorong agar pembinaan UMKM di Rutan Rantau tidak berhenti pada kegiatan produksi, tetapi juga memberikan bekal keterampilan dan wawasan usaha bagi Warga Binaan. Melalui pengembangan telur asin RuRa, kami berharap mereka memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan,” tegasnya.

Keberadaan telur asin RuRa menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengenal proses pengembangan produk UMKM secara bertahap. Dengan pengalaman praktik yang terus dibangun, Warga Binaan diharapkan menumbuhkan sikap mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab, sekaligus memiliki gambaran mengenai peluang usaha yang dapat dirintis setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Rantau

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0