Produktivitas Meningkat, Ayam Layer Lapas Batulicin Hasilkan 211 Butir Telur

Produktivitas Meningkat, Ayam Layer Lapas Batulicin Hasilkan 211 Butir Telur

Batulicin, INFO PAS – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali tunjukkan hasil positif melalui budidaya ayam petelur (layer) di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Pada Kamis (2/7), peternakan ayam layer berhasil menghasilkan sebanyak 211 butir telur, meningkat dibandingkan rata-rata produksi harian sebelumnya.

Peningkatan hasil panen tersebut menunjukkan produktivitas peternakan yang terus berkembang seiring optimalnya pemeliharaan ternak. Saat ini, Lapas Batulicin mengelola 230 ekor ayam petelur produktif yang telah berusia sekitar enam bulan dengan rata-rata produksi harian sebelumnya mencapai sekitar 170 butir telur.

Seluruh proses budidaya dilaksanakan Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian bidang peternakan dengan pendampingan petugas. Kegiatan tersebut meliputi pemberian pakan, pembersihan kandang, pemantauan kesehatan ternak, hingga pengambilan dan penyortiran telur hasil produksi setiap hari.

Selain menjadi sarana pembelajaran, program peternakan ayam layer juga memberikan manfaat nyata dalam mendukung kemandirian pangan di lingkungan Lapas Batulicin. Seluruh hasil panen didistribusikan ke Dapur Sehat dan Kantin Pujasera untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Warga Binaan.

Salah satu petugas, Suci Paradita Sari, menjelaskan peningkatan produksi telur merupakan hasil dari pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten sesuai standar budidaya. Keterlibatan aktif Warga Binaan menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas sekaligus keberhasilan program pembinaan.

"Peningkatan hasil panen ini merupakan buah dari kedisiplinan dalam pemeliharaan serta kerja sama yang baik antara petugas dan Warga Binaan. Kami terus melakukan pendampingan agar program ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bermanfaat bagi Warga Binaan," ujar Suci.

Warga Binaan berinisial D bangga dapat terlibat langsung dalam program peternakan ayam layer yang dikelola Lapas Batulicin. Baginya, setiap proses yang dijalani memberikan pengalaman berharga sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat untuk terus belajar.

"Saya senang bisa ikut merawat ayam setiap hari hingga melihat hasilnya terus meningkat. Kegiatan ini mengajarkan saya kedisiplinan, tanggung jawab, dan memberikan bekal keterampilan bermanfaat ketika kembali ke masyarakat nanti," ungkap D.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan peningkatan produktivitas peternakan menjadi indikator keberhasilan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya menghasilkan produk bermanfaat, tetapi juga membentuk kompetensi dan etos kerja Warga Binaan sebagai bekal reintegrasi sosial.

"Capaian produksi 211 butir telur merupakan bukti pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara terarah mampu menghasilkan manfaat nyata. Kami akan terus mengembangkan program-program produktif yang memberikan nilai edukatif, meningkatkan keterampilan Warga Binaan, dan mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas Batulicin," tegas Thoha.

Keberhasilan budidaya ayam layer menjadi komitmen Lapas Batulicin dalam menghadirkan program pembinaan produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi Warga Binaan. Melalui optimalisasi SAE, Lapas Batulicin terus mendorong lahirnya Warga Binaan yang memiliki keterampilan, kemandirian, dan kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0