Program Hidroponik Lapas Narkotika Karang Intan Bekali Warga Binaan Keterampilan Produktif

Program Hidroponik Lapas Narkotika Karang Intan Bekali Warga Binaan Keterampilan Produktif

Karang Intan, INFO_PAS - Suasana asri tampak hiasi area Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Selasa (24/2). Deretan instalasi hidroponik yang tersusun rapi jadi saksi semangat Warga Binaan dalam kembangkan budidaya tanaman selada, mulai dari tahap pembibitan, perawatan, hingga masa panen.

Program budidaya selada dengan media hidroponik ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan. Warga Binaan dilatih memahami proses penyemaian benih, pemindahan ke instalasi tanam, pengontrolan nutrisi, hingga teknik perawatan agar tanaman tumbuh optimal dan siap dipanen dengan kualitas yang baik.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan bekal keterampilan produktif.

“Program hidroponik ini kami dorong agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi. Harapannya, setelah bebas nanti mereka sudah memiliki bekal usaha yang dapat dikembangkan di tengah masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan pembinaan yang berdampak nyata,” ujar Yugo.

Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Ridoni, menjelaskan bahwa metode hidroponik dipilih karena efisien, serta memiliki peluang pasar yang baik.

“Hidroponik relatif mudah diterapkan dan memiliki nilai jual tinggi. Kami membimbing Warga Binaan dari awal proses hingga panen, termasuk pemahaman manajemen sederhana agar mereka siap berwirausaha,” jelas Ridoni.

Salah satu Warga Binaan, Aulia, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam proses budidaya tersebut.

“Awalnya saya tidak tahu cara menanam hidroponik. Sekarang saya sudah paham dari pembibitan sampai panen. Kegiatan ini membuat saya lebih semangat dan punya harapan untuk membuka usaha kecil setelah bebas nanti,” ungkap Aulia.

Hal senada disampaikan Warga Binaan lainnya, yang merasakan manfaat positif dari kegiatan tersebut dalam membangun rasa tanggung jawab, disiplin, serta kerja sama tim.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Karang Intan menunjukkan bahwa proses Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan mental dan spiritual, tetapi juga penguatan keterampilan produktif. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0