Puasa Sehat, Lapas Luwuk Gandeng Puskesmas Simpong Skrining Penyakit Menular Warga Binaan
Luwuk, INFO_PAS - Di bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus perketat pengawasan kesehatan bagi para penghuninya. Sebagai upaya menjaga lingkungan hunian yang sehat, Lapas Luwuk bersinergi dengan Puskesmas Simpong gelar skrining penyakit menular bagi seluruh Warga Binaan, Sabtu (7/3).
Kegiatan yang berlangsung di area Klinik Lapas ini dilakukan untuk mendeteksi dini berbagai potensi penyakit menular seperti TBC, HIV/AIDS, hingga Hepatitis. Langkah ini krusial mengingat kepadatan hunian di dalam Lapas serta komitmen untuk memastikan Warga Binaan dapat menjalankan ibadah puasa dengan kondisi fisik yang prima.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun menyatakan bahwa kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap Warga Binaan, terlebih di bulan penuh berkah ini.
"Kami ingin memastikan seluruh Warga Binaan dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan sehat. Kerja sama dengan Puskesmas Simpong ini adalah bentuk sinergi nyata untuk memutus mata rantai penyakit menular di dalam Lapas," ujarnya.
Perwakilan dari Puskesmas Simpong, Candra, selaku Survelen HIV PKM Simpong, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memutus mata rantai penularan penyakit di lingkungan komunal.
"Fokus kami adalah deteksi dini. Jika ditemukan Warga Binaan yang terindikasi mengidap penyakit menular, kami akan segera melakukan tindakan medis lanjutan dan pendampingan pengobatan secara intensif. Sinergi ini penting agar Lapas Luwuk tetap menjadi lingkungan yang sehat bagi semua," ujar Candra.
Para Warga Binaan menyambut positif kegiatan ini. Selain mendapatkan pemeriksaan gratis, mereka juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di dalam blok hunian.
Kegiatan ini diapresiasi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan adalah prioritas utama, terutama dalam momentum bulan suci.
"Kami memberikan apresiasi tinggi atas proaktifnya jajaran Lapas Luwuk. Skrining ini adalah wujud nyata negara hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan. Di bulan Ramadan, kita ingin memastikan seluruh Warga Binaan dapat beribadah tanpa gangguan kesehatan, sehingga proses pembinaan kepribadian berjalan maksimal," tegas Bagus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Lapas Luwuk tetap menjadi lingkungan yang sehat dan kondusif, sehingga program pembinaan bagi para Warga Binaan dapat terus berjalan maksimal selama bulan Ramadan hingga hari kemenangan nanti. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


