Ramadan di Rutan Pelaihari, Maulid Habsy Sambut Keluarga di Ruang Kunjungan

Ramadan di Rutan Pelaihari, Maulid Habsy Sambut Keluarga di Ruang Kunjungan

Pelaihari, INFO_PAS - Suasana ruang kunjungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari pada Kamis (26/2) pukul 10.00 WITA terasa berbeda. Di tengah bulan suci Ramadan, lantunan syair Maulid Habsy menggema lembut, menyambut keluarga yang datang bertemu Warga Binaan.

Kegiatan pembinaan kepribadian melalui Maulid Habsy ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian Islam yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan Warga Binaan. Melalui lantunan selawat dan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW, Warga Binaan tidak hanya mempelajari seni religi, tetapi juga membangun ketenangan batin serta memperbaiki akhlak dalam proses pembinaan yang dijalani.

Kegiatan kali ini terasa istimewa karena Maulid Habsy ditampilkan bertepatan dengan layanan kunjungan. Para pengunjung tidak hanya bersua dengan keluarga mereka, tetapi juga disambut suasana religius yang hangat dan sarat makna Ramadan.

Rifani, salah satu pengunjung yang datang menjenguk adiknya, mengaku terharu dengan suasana yang dirasakannya.

“Suasana Ramadan di sini terasa begitu hangat. Mendengar lantunan syair-syair selawat tadi membuat hati saya adem. Rasanya seperti berada di majelis maulid di luar sana, bukan di ruang kunjungan,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti Warga Binaan yang tergabung dalam program pembinaan keagamaan dan didampingi langsung oleh petugas pembinaan. Selain menjadi sarana peningkatan spiritual, Maulid Habsy juga menjadi ruang ekspresi positif bagi Warga Binaan untuk menunjukkan perubahan diri melalui kegiatan yang bermanfaat.

Agus, salah satu Warga Binaan yang turut tampil dalam grup Habsy, menyampaikan rasa bangganya dapat mengisi suasana kunjungan dengan lantunan selawat.

“Saya merasa bangga bisa menghibur tamu kunjungan dan teman-teman di sini. Apalagi di bulan Ramadan, rasanya lebih haru. Kami bisa berbagi suasana yang baik, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga yang datang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari hadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh sisi batin Warga Binaan. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, memperbaiki diri, serta menjaga suasana yang kondusif dan penuh harapan di lingkungan Rutan.

Pembinaan seperti Maulid Habsy menjadi bukti bahwa proses Pemasyarakatan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan juga perjalanan memperbaiki diri. Harapannya, ketika kembali ke tengah masyarakat, Warga Binaan membawa nilai kebaikan yang telah ditanam selama menjalani pembinaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Pelaihari

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0