Rutan Ambon Kembangkan Produktivitas Warga Binaan lewat Pembuatan Rak Sepatu

Rutan Ambon Kembangkan Produktivitas Warga Binaan lewat Pembuatan Rak Sepatu

Ambon, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus tunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan kerja produktif yang bermanfaat. Pada Rabu (10/6), Warga Binaan berhasil membuat rak sepatu yang akan digunakan oleh pengunjung dan petugas di lingkungan Rutan Ambon.

Pembuatan rak sepatu merupakan program pembinaan kemandirian untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja sekaligus menumbuhkan semangat produktivitas selama menjalani masa pembinaan. Selain memiliki nilai fungsi, hasil karya tersebut juga menjadi bukti kemampuan dan kreativitas Warga Binaan dalam menghasilkan produk bermanfaat.

Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, mengatakan program pembinaan kemandirian terus dioptimalkan sebagai sarana pengembangan keterampilan Warga Binaan agar memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nantinya. "Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian. Pembuatan rak sepatu ini merupakan salah satu bentuk hasil karya yang tidak hanya melatih keterampilan mereka, tetapi juga memberikan manfaat langsung di lingkungan Rutan Ambon," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Ode Ena, menjelaskan pembuatan rak sepatu merupakan pembinaan berbasis keterampilan yang rutin dilaksanakan di Rutan Ambon. Keterlibatan Warga Binaan dalam proses produksi menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan kerja sekaligus membangun etos kerja yang positif. Hasil karya Warga Binaan juga akan terus didorong agar memiliki kualitas yang baik dan nilai guna tinggi sehingga memberikan manfaat baik bagi lingkungan Rutan maupun masyarakat.

"Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan teknis dalam pembuatan suatu produk, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Kami berharap keterampilan yang mereka peroleh menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat," harap Ode.

Proses pembuatan rak sepatu dilakukan Warga Binaan yang mengikuti program kerja dengan pendampingan petugas pembinaan. Seluruh tahapan pengerjaan, mulai dari perencanaan, pemotongan bahan, perakitan hingga tahap akhir dilakukan secara mandiri oleh Warga Binaan dengan tetap memperhatikan standar kualitas dan keamanan kerja.

Salah seorang Warga Binaan berinisial A.T. senang dapat mengikuti program pembinaan kemandirian tersebut. Menurutnya, kegiatan kerja yang diberikan tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang dapat dimanfaatkan di masa depan.

"Dari kegiatan ini, saya mendapatkan keterampilan baru dan memahami proses pembuatan rak sepatu dari awal hingga selesai. Semoga ilmu yang saya peroleh menjadi bekal yang berguna setelah kembali ke masyarakat," harap A.T.

Melalui program pembinaan kemandirian berkelanjutan, Rutan Ambon berharap Warga Binaan terus mengembangkan keterampilan dan kreativitasnya sehingga menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap kembali berperan di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang pasti bermanfaat untuk masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0