Rutan Majene Bimbing Warga Binaan Belajar Membaca Al-Qur’an melalui Kelas Iqra
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene kembali gelar kelas Iqra bagi Warga Binaan di Masjid Raudhatul Ikhsan Rutan Majene, Selasa (20/10). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian di bidang kerohanian untuk tingkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus tanamkan nilai-nilai spiritual.
Dalam suasana khidmat dan penuh semangat belajar, Warga Binaan ikuti pembelajaran Iqra secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan makhraj huruf, hingga cara membaca rangkaian huruf sesuai kaidah dasar. Kegiatan ini diharapkan membantu Warga Binaan yang masih belajar membaca Al-Qur’an dari tahap awal agar semakin percaya diri dan mampu tingkatkan kemampuan secara mandiri.
Pembina Kepribadian, Ahmad Fahri, menjelaskan bahwa kelas Iqra jadi sarana bagi Warga Binaan memperdalam ilmu agama, khususnya kemampuan membaca Al-Qur’an. Pembelajaran dilakukan secara bertahap agar setiap peserta dapat mengikuti materi sesuai kemampuan masing-masing.
“Melalui kelas Iqra ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar membaca Al-Qur’an mulai dari dasar. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri,” jelas Ahmad Fahri.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Ahmad, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan belajar membaca Al-Qur’an selama menjalani masa pembinaan di Rutan Majene. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan membaca sekaligus memperdalam pemahaman agama.
“Saya merasa senang bisa mengikuti kelas Iqra ini karena saya dapat belajar membaca Al-Qur’an secara bertahap. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kemampuan saya semakin baik dan ilmu yang saya dapatkan bisa menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ungkap Ahmad.
Secara terpisah, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. Menurutnya, pembinaan spiritual diharapkan membantu Warga Binaan membangun karakter, memperkuat moral, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan yang menyentuh aspek spiritual dan pembentukan karakter Warga Binaan. Kami berharap melalui kegiatan kelas Iqra ini, mereka dapat memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif,” ujar Christy Jozef Thenu.
Rutan Majene terus hadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


