Rutan Majene Tingkatkan Pembinaan Spiritual Warga Binaan melalui Kelas Iqra

Rutan Majene Tingkatkan Pembinaan Spiritual Warga Binaan melalui Kelas Iqra

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene kembali gelar pembelajaran Al-Qur’an melalui kelas Iqra di Masjid Raudhatul Ikhsan, Kamis (2/4). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai program pembinaan keagamaan di Rutan.

Kelas Iqra tersebut diikuti sejumlah Warga Binaan yang masih dalam tahap belajar membaca Al-Qur’an, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Dengan bimbingan pembina kepribadian dan peserta magang nasional yang berkompeten diharapkan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar sesuai tajwid dan membentuk karakter Warga Binaan yang religius.

Pembina kemandirian, Misbahuddin, menyampaikan kelas Iqra memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku Warga Binaan sehari-hari. “Kami melihat adanya perubahan yang cukup signifikan, terutama dalam hal kedisiplinan dan semangat belajar para Warga Binaan yang mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Misbahuddin menuturkan pembelajaran dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta. “Pendekatan yang kami gunakan adalah pembelajaran bertahap sehingga setiap Warga Binaan mengikuti sesuai tingkat kemampuannya, mulai dari pengenalan huruf Hijaiyah hingga membaca Al-Qur’an secara lancar,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan, Coki, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut. “Awalnya saya belum bisa membaca Al-Qur’an, tapi sekarang sudah mulai memahami dan membaca dengan lebih baik. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepribadian yang berfokus pada peningkatan nilai-nilai spiritual Warga Binaan. “Kelas Iqra ini kami laksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan mental dan rohani. Kami ingin memastikan Warga Binaan memiliki kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri, khususnya dalam hal membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ujarnya.

Christy menambahkan kegiatan keagamaan menjadi salah satu fondasi dalam membentuk pribadi yang lebih baik. “Kami berharap melalui kegiatan ini, Warga Binaan meningkatkan keimanan dan ketakwaannya sehingga saat kembali ke masyarakt nanti menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” tambahnya. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Majene

 

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0