Rutan Marabahan Gandeng APH Cegah Halinar melalui Razia dan Tes Urine
Marabahan, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan perkuat pengawasan keamanan dan ketertiban melalui razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Kegiatan yang libatkan Polres Barito Kuala, Kodim 1005/Barito Kuala, dan BNNK Barito Kuala tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Marabahan, Moch. Yudha Triwangga, serta dirangkai dengan tes urine secara acak bagi petugas dan Warga Binaan, Rabu (16/9).
Kegiatan ini bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban dan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pemeriksaan dilakukan pada area blok hunian dan sejumlah titik yang jadi sasaran pengawasan dengan melibatkan petugas Rutan bersama unsur APH.
Sebelum pemeriksaan dimulai, Kepala Rutan Marabahan tegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga Rutan tetap bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
“Saya tegaskan bahwa Rutan Marabahan berkomitmen menjaga lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Razia ini menjadi bagian dari deteksi dini sekaligus penguatan pengawasan, dan sinergi bersama APH sangat penting untuk memastikan tidak ada celah yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban di Rutan. Mari kita laksanakan kegiatan ini dengan profesional, tetap mengedepankan ketelitian dan integritas,” tegas Moch. Yudha Triwangga.
Dalam pelaksanaannya, penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada area blok hunian dengan tetap mengedepankan prosedur keamanan dan pendekatan humanis. Petugas Rutan bersama unsur APH melakukan pemeriksaan secara teliti untuk memastikan tidak terdapat barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Perwakilan APH dari Kodim 1005/Barito Kuala, Muhamad Ulu, menyampaikan kesiapan untuk terus mendukung upaya pemberantasan Halinar di Rutan Marabahan.
“Kami selaku APH siap mendukung langkah Rutan Marabahan mencegah dan memberantas narkoba maupun potensi gangguan keamanan lainnya. Sinergi seperti ini akan terus kami dukung karena upaya menjaga Rutan tetap aman dan bersih dari Halinar membutuhkan keterlibatan bersama. Kami siap berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ungkapnya.
Dari hasil penggeledahan, petugas temukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam blok hunian, berupa 6 korek api gas, 1 kabel, 2 pak kartu domino, 3 sendok besi, 2 botol kaca, 1 kaleng besi, 6 paku, dan 1 kipas angin. Seluruh barang temuan tersebut diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan bersama APH, tidak ditemukan adanya narkoba maupun handphone. Ini tentu menjadi hal yang patut kami syukuri, namun bukan berarti pengawasan akan berhenti. Justru hasil ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga kewaspadaan dan melakukan deteksi dini secara konsisten,” ujar Yudha.

Selain penggeledahan, Rutan Marabahan juga melaksanakan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 25 pegawai dan 12 Warga Binaan dipilih secara acak sebagai sampel pemeriksaan.
Perawat Rutan Marabahan, Mayasari, menyampaikan bahwa seluruh hasil pemeriksaan urine menunjukkan hasil negatif.
“Kami telah melaksanakan pemeriksaan urine terhadap pegawai dan Warga Binaan sesuai prosedur yang berlaku. Dari seluruh sampel yang diperiksa, tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika maupun zat adiktif lainnya. Hasil ini menjadi gambaran bahwa kondisi kesehatan dan keamanan lingkungan Rutan tetap dalam keadaan baik,” jelasnya. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


