Rutan Marabahan Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan di Tengah Kondisi Udara Terdampak Asap

Rutan Marabahan Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Warga Binaan di Tengah Kondisi Udara Terdampak Asap

Marabahan, INFO_PAS — Kondisi udara yang terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan dalam menjaga kesehatan Warga Binaan. Di tengah kondisi tersebut, Rutan Marabahan melalui Klinik Pratama terus lakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk memastikan kondisi Warga Binaan tetap terjaga.

Kondisi ini menjadi perhatian karena September merupakan periode puncak musim kemarau di sebagian wilayah Kalimantan Selatan, sementara potensi karhutla dan sebaran asap masih perlu diwaspadai. BMKG juga mencatat kondisi kering dan rendahnya curah hujan dapat meningkatkan kerentanan terhadap karhutla, sementara asap dapat terbawa angin ke wilayah sekitar.

Pada Senin (14/9), pemeriksaan kesehatan di Klinik Pratama Rutan Marabahan dilakukan dengan memperhatikan keluhan yang dirasakan Warga Binaan, termasuk kondisi yang berkaitan dengan paparan udara berasap. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi umum dan memberikan arahan agar Warga Binaan lebih memperhatikan kesehatan selama kualitas udara kurang mendukung.

Perawat Rutan Marabahan, Mayasari, menjelaskan kondisi udara berasap dapat membuat sebagian orang mengalami keluhan, terutama pada saluran pernapasan. Karena itu, pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan keluhan yang disampaikan masing-masing Warga Binaan.

“Kalau udara sedang banyak asap, keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, sesak, atau mata perih perlu diperhatikan. Kami memantau kondisi Warga Binaan dan memberikan penanganan sesuai keluhan yang ditemukan. Kami juga mengingatkan mereka untuk tidak mengabaikan gejala yang dirasakan dan segera menyampaikannya kepada petugas kesehatan,” jelas Mayasari.

Salah seorang Warga Binaan berinisial A mengapresiasi pelayanan kesehatan yang tetap diberikan di tengah kondisi udara yang terdampak asap. “Kalau ada keluhan, kami bisa langsung menyampaikannya kepada petugas dan mendapat pemeriksaan. Kami juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan kalau merasa kurang enak badan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Marabahan, Moch. Yudha Triwangga, menyampaikan kondisi kesehatan Warga Binaan menjadi salah satu perhatian utama Rutan, terlebih dalam situasi lingkungan yang membutuhkan kewaspadaan lebih. “Kami tidak ingin kondisi udara yang sedang kurang baik membuat kesehatan Warga Binaan terabaikan. Karena itu, kami terus meminta jajaran kesehatan untuk melakukan pemantauan dan memberikan penanganan apabila ada keluhan. Kami juga mengingatkan Warga Binaan untuk mengikuti arahan petugas dan segera melapor apabila kondisi tubuh mulai terasa tidak nyaman,” tuturnya.

Melalui pemantauan kesehatan, Rutan Marabahan terus memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan tetap berjalan di tengah kondisi lingkungan yang membutuhkan kewaspadaan. Langkah ini menjadi komitmen Pemasyarakatan dalam memenuhi hak kesehatan Warga Binaan sekaligus menjaga lingkungan pembinaan tetap aman, sehat, dan kondusif. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Marabahan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0