Lapas Brebes Gandeng Bertoz Jamur Kembangkan Budidaya Jamur Tiram bagi Warga Binaan

Lapas Brebes Gandeng Bertoz Jamur Kembangkan Budidaya Jamur Tiram bagi Warga Binaan

Brebes, INFO_PAS – Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes dapat peluang kembangkan keterampilan budidaya jamur tiram melalui kerja sama Lapas Brebes dengan Bertoz Jamur yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin (14/9).

Kerja sama yang berlangsung di Lapas Brebes tersebut jadi langkah kembangkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, bersama Pemilik Bertoz Jamur, Tasdik. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, serta jajaran staf Lapas Brebes.

Melalui kerja sama ini, Warga Binaan akan dapat pembelajaran dan pengalaman dalam mengelola budidaya jamur tiram, mulai dari pemeliharaan hingga pengembangan hasil produksi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat jadi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke tengah masyarakat.

Mudo Mulyanto mengatakan pembinaan kemandirian perlu diarahkan pada keterampilan yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

“Kami ingin Warga Binaan mendapatkan keterampilan yang benar-benar bisa dimanfaatkan. Melalui kerja sama dengan Bertoz Jamur, kami berharap budidaya jamur tiram tidak hanya menjadi kegiatan pembinaan, tetapi juga berkembang menjadi kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Mudo.

Menurut Mudo, keterlibatan mitra dari luar Lapas jadi bagian penting untuk tingkatkan kualitas pembinaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan teknis sekaligus membuka peluang pemasaran bagi hasil produksi Warga Binaan.

“Sinergi seperti ini penting karena pembinaan membutuhkan dukungan banyak pihak. Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas akses pemasaran, sehingga hasil kegiatan Warga Binaan semakin memiliki nilai manfaat,” lanjutnya.

Sementara itu, Pemilik Bertoz Jamur menyambut baik kerja sama dengan Lapas Brebes. Menurutnya, budidaya jamur tiram memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai keterampilan produktif sekaligus membuka peluang usaha bagi Warga Binaan.

“Kami melihat kegiatan budidaya jamur tiram memiliki peluang yang baik untuk dikembangkan di Lapas. Kami siap mendukung proses pembelajaran dan pengembangan budidaya agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang bisa terus mereka manfaatkan, termasuk ketika sudah kembali ke masyarakat,” kata Tasdik.

Tasdik berharap kerja sama tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.

“Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan PKS, tetapi bisa terus berkembang. Dari keterampilan yang dipelajari, mudah-mudahan lahir kegiatan produktif yang bisa memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi Warga Binaan ke depan,” ujarnya.

Selain menjadi bagian dari pembinaan kemandirian, budidaya jamur tiram juga diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Lapas Brebes terus kembangkan kegiatan produktif yang dapat hasilkan pangan sekaligus jadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan.

Kerja sama dengan Bertoz Jamur diharapkan dapat mendukung keberlanjutan budidaya, baik dari sisi kualitas produksi maupun pengembangan pasar. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas produktif yang bermanfaat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Brebes

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0