Rutan Marabahan Panen 50 Ikat Kangkung, Wujudkan Kemandirian Pangan dari Lahan Branggang
Marabahan, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan sukses panen sayur kangkung sebanyak 50 ikat dari hasil program pembinaan kemandirian, Rabu (3/6). Hasil panen tersebut menjadi bukti pemanfaatan lahan sempit, yaitu di area branggang yang sebelumnya tidak digunakan secara optimal kini menghasilkan komoditas bernilai dan bermanfaat.
Kegiatan panen dilaksanakan langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Made Urif, bersama petugas bimbingan kerja, Haryono, dan sejumlah Warga Binaan yang selama ini terlibat dalam proses pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman. Keberhasilan panen kangkung ini merupakan hasil kerja sama dan konsistensi seluruh pihak dalam mengelola lahan pertanian yang tersedia di lingkungan Rutan Marabahan.
"Kami menilai program tersebut tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja Warga Binaan.," ujar Made.
Salah seorang Warga Binaan berinisial MF bangga dapat ikut merasakan hasil dari proses budidaya yang telah dijalankan selama beberapa waktu terakhir. "Kami ikut dari awal mulai membersihkan lahan, menanam, hingga merawat tanaman setiap hari. Saat melihat hasil panen seperti ini, tentu ada rasa senang dan bangga karena usaha yang dilakukan bersama akhirnya membuahkan hasil," ungkapnya.

Pada hari yang sama juga dilakukan penanaman bibit terong dan cabai menggunakan media tanam polybag di area pertanian Rutan. Penanaman dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan polybag sebagai media tanam yang dinilai lebih praktis dan mudah dalam perawatan. Selain menjadi sarana produksi pangan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar teknik budidaya tanaman hortikultura yang dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat.
"Kami tidak ingin kegiatan pertanian berhenti setelah panen. Karena itu, setelah satu komoditas selesai dipanen, kami langsung menyiapkan tanaman berikutnya. Dengan cara ini, Warga Binaan terus memiliki ruang untuk belajar, bekerja, dan melihat sendiri proses dari menanam sampai menghasilkan," ujar Made.
Sementara itu, Haryono menilai penggunaan polybag menjadi pilihan yang efektif untuk menambah variasi tanaman sekaligus cocok sebagia media tanam cabai dan terong. "Cabai dan terong membutuhkan perlakuan yang berbeda dengan kangkung yang sebelumnya ditanam. Di sinilah proses belajarnya. Warga Binaan tidak hanya menanam, tetapi juga memahami bagaimana merawat tanaman sesuai kebutuhannya agar tumbuh dan berproduksi dengan baik," jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial A antusias mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya. "Di sini saya bersyukur sekali bisa mendapatkan ilmu yang dapat berguna ketika bebas nanti. Saya harap saya bisa memanfatkan ilmu yang telah diberikan ini nanti," ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi dukungan Rutan Marabahan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui pengembangan sektor pertanian di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle). (IR)
Kontributor: Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


