Rutan Pelaihari Perkuat Deteksi Dini Penyakit Lewat Posbindu dan VCT Mobile
Pelaihari, INFO_PAS - Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari jaga dan tingkatkan derajat kesehatan Warga Binaan terus diwujudkan melalui berbagai layanan kesehatan terpadu. Selasa (24/2), Klinik Pratama Rutan Pelaihari jadi pusat pelaksanaan dua kegiatan penting sekaligus, yakni Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Lansia, serta Pemeriksaan VCT Mobile (Skrining HIV-AIDS dan Hepatitis), yang digelar bekerja sama dengan Puskesmas Angsau, Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan Posbindu PTM dilaksanakan sebagai upaya preventif dan promotif, sekaligus deteksi dini terhadap penyakit tidak menular yang berisiko dialami Warga Binaan. Melalui sistem layanan lima meja, Warga Binaan menjalani rangkaian pemeriksaan mulai dari registrasi, wawancara riwayat kesehatan, pengukuran antropometri, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, hingga edukasi kesehatan serta rencana tindak lanjut. Dari total 28 Warga Binaan yang mengikuti Posbindu, sebagian dalam kondisi kesehatan normal, namun juga ditemukan beberapa kondisi seperti hipertensi, hiperglikemi, dan kombinasi keduanya.
Petugas Puskesmas Angsau sekaligus Penanggung Jawab Program HIV, Icha, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat respons yang sangat baik dari Warga Binaan.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar dan respons Warga Binaan sangat positif. Mereka kooperatif, terbuka saat pemeriksaan, dan cukup antusias menerima edukasi kesehatan,” tuturnya.
Ia menambahkan, dari 62 Warga Binaan peserta pemeriksaan VCT Mobile, seluruhnya menunjukkan hasis non-reaktif.

Petugas Klinik Pratama Rutan Pelaihari, Andika, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan Warga Binaan serta hasil dari sinergi lintas sektor.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Kerja sama dengan Puskesmas Angsau sangat membantu kami dalam meminimalisir, bahkan mencegah penyakit-penyakit yang berisiko di lingkungan Rutan. Kesehatan Warga Binaan adalah bagian penting dari pembinaan,” ujarnya.
Fani, salah satu Warga Binaan peserta Posbindu, mengaku bersyukur atas pemeriksaan yang diterima.
“Saya jadi tahu kondisi kesehatan sendiri dan merasa lebih diperhatikan. Pemeriksaannya jelas dan petugasnya ramah, kami jadi lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan,” ucapnya.
Dua layanan kesehatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Rutan Pelaihari untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, peduli, dan humanis, sekaligus mendukung program kesehatan nasional melalui pencegahan dan deteksi dini penyakit. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


