Rutan Pelaihari Raih Empat Penghargaan pada Capaian Kinerja Pemasyarakatan Kalsel 2025

Rutan Pelaihari Raih Empat Penghargaan pada Capaian Kinerja Pemasyarakatan Kalsel 2025

Banjarbaru, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari torehkan prestasi membanggakan dengan meraih empat penghargaan capaian kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Pemaparan Rencana Aksi Tahun 2026 Triwulan I yang diselenggarakan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Rabu (7/1).

Empat penghargaan yang diraih Rutan Pelaihari mencerminkan konsistensi kinerja lintas bidang strategis. Pada Bidang Keuangan, Rutan Pelaihari meraih Terbaik Ke-3 Pelaksanaan Anggaran Pagu Sedang (Rp5–10 miliar). Di Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Rutan Pelaihari dinobatkan sebagai Terbaik Ke-2 Pengiriman Laporan Bulanan Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan.

Sementara itu, pada Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Rutan Pelaihari memperoleh dua penghargaan sekaligus, yakni Satuan Kerja Paling Responsif, Akurat, dan Aktual dalam Pengisian Laporan Harian Jumlah Penghuni Tahun 2025, serta Terbaik Ke-1 Satuan Kerja yang Berkontribusi Positif pada Bidang Ketahanan Pangan dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Rutan (Karutan) Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga akuntabilitas, serta memperkuat pelayanan Pemasyarakatan yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh UPT Pemasyarakatan yang telah menunjukkan kinerja optimal sepanjang tahun 2025. Penghargaan yang diberikan merupakan pengakuan atas komitmen, kerja keras, dan konsistensi jajaran UPT dalam melaksanakan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sesuai target kinerja yang telah ditetapkan.

“Capaian tersebut jangan hanya dimaknai sebagai prestasi administratif, tetapi dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat akuntabilitas, serta memberikan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pesan Mulyadi.

Dengan raihan empat penghargaan tersebut, Rutan Pelaihari menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berkontribusi positif dalam mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang profesional, responsif, berintegritas, modern, dan akuntabel. Ke depan, seluruh jajaran diarahkan untuk menjaga konsistensi kinerja, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan setiap rencana aksi dapat diimplementasikan secara terukur dan berdampak nyata. 

Pada kesempatan yang sama, Karutan juga memaparkan Rencana Aksi Tahun 2026 Triwulan I yang disusun sebagai pijakan awal pelaksanaan program kerja yang selaras dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta perjanjian kinerja satuan kerja. Fokus utama diarahkan pada penguatan layanan dasar, peningkatan kualitas pembinaan, serta penataan dukungan sarana dan prasarana secara bertahap dan terukur.

“Rencana Aksi Triwulan I ini kami susun secara realistis dan terukur sebagai komitmen dalam mendukung kebijakan strategis Kementerian dan Kanwil. Prioritas kami adalah memastikan layanan dasar Warga Binaan terpenuhi, pembinaan berjalan optimal, dan dukungan sarana prasarana ditata secara berkelanjutan,” jelas Eri. 

Salah satu prioritas yang disampaikan adalah rencana penyerapan anggaran Triwulan I Tahun Anggaran 2026, khususnya pada program rehabilitasi dapur sehat. Rutan Pelaihari merencanakan pemindahan dapur lama ke dapur baru dengan memanfaatkan bangunan eks masjid yang telah dihibahkan oleh pemerintah daerah untuk direhabilitasi dan difungsikan sebagai dapur bersih. Program ini dirancang untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis dengan melibatkan Warga Binaan dalam proses pengolahan makanan sehat dan bergizi.

“Melalui pembangunan dapur sehat, kami ingin meningkatkan kualitas pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan dan gizi. Keterlibatan Warga Binaan juga pembinaan kemandirian yang berdampak langsung pada kualitas layanan,” tambah Eri. 

Selain itu, dipaparkan pula rencana dukungan anggaran untuk pelayanan kesehatan gratis bagi Warga Binaan melalui penyediaan honor dokter, serta penyerapan anggaran belanja pegawai dan operasional pemeliharaan kantor guna memastikan kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Menutup paparan, Rutan Pelaihari menegaskan kesiapan dalam melaksanakan Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026 secara konsisten dan bertanggung jawab untuk memastikan setiap program yang direncanakan diimplementasikan secara efektif, selaras dengan kebijakan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan dan arah strategis Pemasyarakatan nasional. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Pelaihari
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0