Rutan Rantau Kembangkan UMKM Keripik Singkong “RuRa” untuk Bekal Usaha Warga Binaan
Rantau, INFO_PAS – Aroma singkong yang digoreng renyah penuhi area kerja di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau, Jumat (27/2). Melalui program Pembinaan Kemandirian berbasis UMKM, Warga Binaan produksi keripik singkong bermerek “RuRa” sebagai bagian dari pembekalan keterampilan usaha.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan keterampilan yang dirancang untuk membekali Warga Binaan dengan kemampuan produktif sebelum kembali ke masyarakat. Produksi keripik singkong tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga mengenalkan dasar-dasar kewirausahaan, mulai dari proses produksi hingga pengemasan.
Program tersebut turut mendukung implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan unit usaha produktif di lingkungan Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan bahwa pembinaan harus memberi dampak nyata bagi masa depan Warga Binaan. “Kami ingin pembinaan di Rutan tidak berhenti pada rutinitas, tetapi benar-benar memberikan keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas. Melalui UMKM Keripik Singkong RuRa ini, Warga Binaan belajar proses usaha secara utuh,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Warliani, menjelaskan bahwa kegiatan diikuti oleh Warga Binaan pekerja dan dilaksanakan dengan pengawasan petugas untuk memastikan keamanan serta ketertiban tetap terjaga. “Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini membangun disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Kami berharap produk RuRa dapat berkembang dan memiliki daya saing di pasaran,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, YGI, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. “Kami belajar membuat keripik dari awal sampai siap dikemas. Semoga ini bisa menjadi bekal usaha setelah bebas nanti,” tuturnya.
Melalui pembinaan kemandirian UMKM ini, Rutan Rantau terus memperkuat pembinaan berbasis keterampilan dan pemberdayaan ekonomi produktif, sekaligus mendorong terwujudnya Pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Rantau
What's Your Reaction?


