Sapa Asih Setiap Pagi, Kalapas Amuntai Pastikan Warga Binaan Sehat, Aman, dan Terlayani
Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus perkuat pelayanan kepada Warga Binaan melalui program Sapa Asih atau Sapa dan Periksa dengan Kasih. Program yang merupakan tindak lanjut atas instruksi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan ini dilaksanakan setiap pagi dengan menyambangi langsung kamar-kamar hunian Warga Binaan.
Pada Jumat (17/7), kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Amuntai, Gusti Iskandarsyah, didampingi petugas Blok Norji, tim keamanan dan ketertiban, serta tim kesehatan. Mereka secara bergantian memasuki setiap blok hunian untuk menyapa Warga Binaan, berdialog secara langsung, memantau kondisi kamar, memastikan keamanan tetap kondusif sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan bagi Warga Binaan yang memiliki keluhan.
Dalam kegiatan tersebut, Kalapas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan Warga Binaan. Ia mendengarkan berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan, serta memberikan motivasi agar seluruh Warga Binaan tetap menjaga kesehatan, kebersihan kamar, menaati tata tertib, dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
"Dengan turun langsung ke kamar hunian setiap pagi, kami mengetahui kondisi mereka secara nyata, baik dari sisi kesehatan, keamanan, maupun pembinaan. Kehadiran petugas bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan perhatian dan memastikan setiap Warga Binaan memperoleh hak pelayanan dengan baik," ujar Gusti.
Selanjutnya, tim kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap Warga Binaan yang mengalami keluhan kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, pemeriksaan jantung dan paru menggunakan stetoskop, dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat di lingkungan Lapas. Pemeriksaan rutin tersebut menjadi deteksi dini sehingga kondisi kesehatan Warga Binaan terus dipantau dan ditangani dengan cepat apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.
Salah seorang Warga Binaan, Amat, merasa diperhatikan dengan adanya program tersebut. "Kami merasa senang karena setiap pagi Kalapas bersama petugas datang langsung menyapa dan menanyakan keadaan kami. Kalau ada yang sakit langsung diperiksa oleh tim kesehatan, sementara keluhan lainnya juga didengarkan. Kami merasa lebih diperhatikan serta makin termotivasi untuk menjaga ketertiban dan mengikuti pembinaan dengan baik," ungkapnya.
Melalui program Sapa Asih, Lapas Amuntai menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan responsif. Program ini diharapkan memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan kesehatan, sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, sehat, tertib, dan kondusif sebagai implementasi Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat.
Kontributor: Lapas Amuntai
What's Your Reaction?


