Sebanyak 52 Siswa SD Masuk Lapas Nabire, Ada Apa?

Nabire, INFO_PAS - Sebanyak 52 orang yang terdiri dari siswa/siswi Sekolah Dasar Negeri Inpres 02 Girimulyo-Nabire yang didampingi salah satu guru, bertandang ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire untuk mengkuti studi sosial, Jum’at (02/03). Studi sosial tersebut bertujuan memperkenalkan kepada siswa/siswi bahwa penjara bukan lagi tempat menyeramkan seperti yang merka pikirkan selama ini. Betempat di ruang besuk Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire, Yosef B. Yembise selaku Kalapas menjelaskan tentang Lembaga Pemasyarakatan, bahwa sejak tahun 1964 sistem kepenjaraan telah dirubah menjadi sistem pemasyarakatan, yang bertujuan agar Narapidana menyadari kesalahannya dan kembali menjadi masyarakat yang bertanggung jawab bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di lingkungannya. "Napi dibina di Lapas biar dia sadar dan kembali ke masyarakat lagi," ungkapnya. Saat kunjungan tersebut Kalapas juga menjelaskan berbagai macam kegiatan pembinaan yang dilakuk

Sebanyak 52 Siswa SD Masuk Lapas Nabire, Ada Apa?
Nabire, INFO_PAS - Sebanyak 52 orang yang terdiri dari siswa/siswi Sekolah Dasar Negeri Inpres 02 Girimulyo-Nabire yang didampingi salah satu guru, bertandang ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire untuk mengkuti studi sosial, Jum’at (02/03). Studi sosial tersebut bertujuan memperkenalkan kepada siswa/siswi bahwa penjara bukan lagi tempat menyeramkan seperti yang merka pikirkan selama ini. Betempat di ruang besuk Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire, Yosef B. Yembise selaku Kalapas menjelaskan tentang Lembaga Pemasyarakatan, bahwa sejak tahun 1964 sistem kepenjaraan telah dirubah menjadi sistem pemasyarakatan, yang bertujuan agar Narapidana menyadari kesalahannya dan kembali menjadi masyarakat yang bertanggung jawab bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di lingkungannya. "Napi dibina di Lapas biar dia sadar dan kembali ke masyarakat lagi," ungkapnya. Saat kunjungan tersebut Kalapas juga menjelaskan berbagai macam kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire. Siswa sangat antusias mendengarkan penjelasan dari Kalapas, terlihat beberapa siswa tidak malu-malu untuk bertanya langsung. Karena antusiasme yang luar biasa dari siswa SD Negeri Inpres 02 Girimulyo, akhirnya Kalapas mengajak mereka untuk langsung melihat kondisi di dalam Lapas. Siswa di ajak melihat berbagai kegiatan pembinaan di dalam Lapas, mulai dari meubel, pertanian, budidaya ikan lele, pembuatan pot bunga, pembuatan anyam-anyaman dari plastik bekas, olah batu akik, pembuatan bingkai foto dari kertas bekas, seni ukir dan lukis serta permainan. Nampak tidak ada rasa takut dari Siswa/siswi SD Negeri Inpres Girimulyo, bahkan mereka tidak malu untuk berjabat tangan, bertanya, bahkan meminta langsung hasil kerajinan dari WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan). Para Siswa/Siswi juga menyempatkan mengikuti Tari Yosim Pancar dan bermain futsal di lapangan. Usai kegiatan studi sosial tersebut, WBP Lapas Nabire memberikan langsung cinderamata berupa hasil kerajinan tangan mereka yang diserahkan kepada Salah satu Guru pendamping. Para siswa juga tidak luput kebagian, mereka mendapat laying-layang dan bibit sayuran. “Lewat studi sosial ini, siswa dapat melihat langsung kegiatan yang ada di dalam Lapas Nabire, karena Lapas tidak lagi sebagai tempat yang menyeramkan tetapi menjadi tempat pembinaan, penuh dengan pengembangan kreatifitas bagi warga binaan, “ Pungkas Kalapas Nabire.** (FN) Penulis : MOHAMAD IQFAL

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0