Sentuhan Tangan Warga Binaan, Rumah Dinas Lapas Atambua Rampung Direnovasi dan Siap Dihuni
Atambua, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, resmikan penggunaan rumah dinas yang baru selesai direnovasi total, Sabtu (11/7). Momentum tersebut turut dihadiri Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan Lapas Atambua dan keluarga besar Lapas Atambua.
Kalapas menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih atas kerja keras, serta kerja sama luar biasa yang terjalin selama dua bulan proses renovasi berjalan. Ia menegaskan rumah dinas merupakan aset Barang Milik Negara yang wajib dijaga dan dirawat dengan baik.
"Bagaimana kita dapat mengerjakan tugas dengan maksimal kalau kita tidak mempunyai tempat tinggal yang jelas? Saya merenovasi ini bukan hanya untuk kenyamanan saat ini, tetapi juga untuk Kalapas baru yang akan datang menggantikan saya kelak. Harapannya, mereka tidak perlu lagi mengontrak rumah di luar," harapnya.
Antonio juga menegaskan pentingnya mengawali penempatan rumah dinas tersebut dengan doa dan restu spiritual. "Pemberkatan oleh Romo pada malam sebelumnya merupakan bentuk ucapan syukur dan permohonan agar rumah dinas ini membawa berkat, kedamaian, dan kenyamanan bagi siapa saja yang menempatinya dalam menjalankan tugas kedinasan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha, Jeremias Gusmao, menjelaskan proyek renovasi ini sudah dikerjakan sejak awal Mei. Seluruh proses pengerjaan dilakukan empat Warga Binaan yang memiliki keahlian di bidang pertukangan. Pihak Lapas akan memberikan premi sebagai penghargaan atas keringat dan dedikasi para Warga Binaan tersebut.
"Berkat kerja keras dan semangat tinggi dari mereka, rumah dinas ini akhirnya diselesaikan dengan sangat baik. Ini merupakan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan," jelas Jeremias.
Salah seorang Warga Binaan, Vincen Bria mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas kesempatan yang diberikan. “Selain mengasah keterampilan bertukang, kami juga senang karena kerja keras kami dihargai lewat premi yang diberikan. Ini modal berharga bagi kami saat bebas nanti," ungkapnya. (IR)
Kontributor: Lapas Atambua
What's Your Reaction?


