Sinergi Lawan TBC, Lapas Kelas I Madiun Laksanakan ACF bersama RS Paru Mangunharjo
Madiun, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun laksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) bekerja sama dengan Rumah Sakit Paru Mangunharjo Provinsi Jawa Timur mulai Senin (20/4). Kegiatan ini digelar di klinik Lapas dan diikuti oleh ratusan Warga Binaan dalam memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia Tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62.
ACF bertujuan mendeteksi secara dini kasus Tuberculosis (TBC) di lingkungan Lapas sehingga penanganannya dilakukan dengan cepat dan tepat. Tim medis dari RS Paru Mangunharjo bersama petugas kesehatan Lapas melakukan skrining kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan gejala, wawancara kesehatan, hingga pengambilan sampel bagi Warga Binaan yang terindikasi.
Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi Warga Binaan. “Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh Warga Binaan mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak. Melalui kegiatan ACF ini, kami berharap deteksi dini TBC dilakukan secara maksimal sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan efektif,” harapnya.
Sementara itu, Direktur RS Paru Mangunharjo Prov Jawa Timur, dr. Hendri Harianto, mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam kegiatan ini. “Kami sangat mendukung pelaksanaan ACF di Lapas Kelas I Madiun sebagai langkah strategis dalam pengendalian TBC, khususnya di lingkungan dengan risiko penularan yang cukup tinggi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam upaya bersama menuju eliminasi TBC,” ungkapnya.
Lapas Kelas I Madiun terus berupaya menghadirkan layanan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan TBC makin meningkat, baik di kalangan Warga Binaan maupun petugas. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Madiun
What's Your Reaction?


