Sinergi Pemenuhan Layanan Kesehatan, Lapas Geser Terima Obat-Obatan dari Dinkes SBT
Geser, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terima obat-obatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seram Bagian Timur, Jumat (16/10). Bantuan obat ini dialokasikan untuk mendukung bakti sosial (baksos) berupa pengobatan gratis memperingati Hari Bakti Ke-2 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada November 2026 mendatang serta memenuhi ketersediaan pasokan stok obat di Klinik Lapas Geser.
Penyerahan obat secara resmi dilakukan oleh Staf Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Kabupaten Seram Bagian Timur, Khilda R. D. Parany, didampingi Penanggung Jawab Kefarmasian, Puskesmas Perawatan Geser, Rahmawaty Renyaan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Staf Pembinaan Lapas Geser, Nurfaidzah, bersama peserta program Maganghub bidang kesehatan yang bertugas di Lapas Geser.
Sebelum obat-obatan tersebut disimpan di gudang farmasi klinik, seluruh paket logistik terlebih dahulu melalui prosedur pemeriksaan ketat di area Pengamanan Pintu Utama oleh petugas Lapas bersama tim dinkes. Langkah ini dilanjutkan dengan proses inventarisasi dan pencatatan riil yang disesuaikan dengan Berita Acara Penerimaan guna memastikan aspek kelengkapan, kesesuaian jumlah, dan kualitas fisik obat yang diterima tetap terjaga dengan baik.
Nurfaidzah menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis yang telah terwujud ini. “Obat-obatan ini menjadi instrumen penting dalam mendukung kelancaran tugas pembinaan di bidang kesehatan sekaligus mematangkan persiapan kami jelang pelaksanaan baksos memperingati Hari Bakti Kemenimipas,” terangnya.
Senada, Staf Dinkes Kabupaten Seram Bagian Timur, Khilda R. D. Parany, menegaskan penyaluran logistik ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk memperluas aksesibilitas pelayanan kesehatan yang inklusif di wilayah Seram Bagian Timur. “Kami berharap pasokan obat-obatan ini terdistribusi dengan baik dan dimanfaatkan optimal. Baik untuk menyukseskan agenda baksos pengobatan gratis bagi masyarakat maupun memenuhi kebutuhan medis harian Warga Binaan di dalam Lapas Geser,” harapnya.
Keterlibatan aktif dalam proses ini juga memberikan impresi positif bagi sektor edukasi. Tiara C. Nasaruddin, perwakilan peserta Maganghub bidang kesehatan, mengungkapkan antusiasmenya saat ikut mengawal proses pemeriksaan dan inventarisasi obat. “Kami belajar secara langsung mengenai tata kelola logistik farmasi, aspek pengawasan, hingga standar pelayanan kesehatan spesifik di lingkungan Pemasyarakatan,” ungkapnya.
Melalui kemitraan yang solid antara Lapas Geser dan Dinkes Kabupaten Seram Bagian Timur, pemenuhan hak pelayanan kesehatan yang layak kini dirasakan dampaknya secara instansional dan sosial. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi pilar kesuksesan dalam menyambut Hari Bakti Ke-2 Kemenimipas, melainkan bukti otentik hadirnya negara dalam memberikan pelayanan publik yang responsif, berdampak, dan berbasis kemanusiaan. (IR)
Kontributor: Lapas Geser
What's Your Reaction?


