Tak Sekadar Mengawasi, Lapas Batulicin Hadirkan Perhatian lewat Program Sapa Kasih

Tak Sekadar Mengawasi, Lapas Batulicin Hadirkan Perhatian lewat Program Sapa Kasih

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali gelar Salam Pantau Kesehatan, Keamanan, dan Kebersihan (Sapa Kasih) di Blok Alfa, Rabu (14/10). Kegiatan ini sarana untuk berkomunikasi langsung dengan Warga Binaan sekaligus memantau kondisi hunian, kesehatan, keamanan, dan kebersihan.

Dipimpin Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, kegiatan ini libatkan Komandan Jaga, Wakil Kepala Regu Pengamanan (Wakarupam), serta petugas kesehatan. Petugas datangi kamar-kamar hunian untuk menyapa Warga Binaan, berbincang, dan melihat kondisi mereka secara langsung.

Perhatian tersebut ditunjukkan melalui sapaan, senyuman, dan jabat tangan yang mengiringi percakapan. Interaksi ini memberi kesempatan kepada petugas untuk mendengarkan persoalan yang disampaikan Warga Binaan dan mengetahui hal-hal yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Kepedulian juga diwujudkan melalui Sambang Sehat, yakni pelayanan kesehatan langsung di kamar hunian. Petugas kesehatan mengukur tekanan darah, mengecek suhu tubuh, dan mendengarkan keluhan Warga Binaan sebagai bagian dari pemeriksaan awal.

Harry Indrawan menjelaskan bahwa Sapa Kasih jadi sarana untuk membangun komunikasi terbuka dan memahami kondisi Warga Binaan. Dialog langsung bantu petugas mengenali permasalahan yang membutuhkan tindak lanjut sesuai kebutuhan dan kewenangan.

“Sapa Kasih memberi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kondisi dan permasalahan yang dihadapi Warga Binaan. Dengan komunikasi yang terbuka, hal-hal yang membutuhkan perhatian dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku,” ujar Harry.

Petugas Kesehatan Lapas Batulicin, Yudha Pratama, menjelaskan bahwa Sambang Sehat bertujuan mendekatkan pemeriksaan awal kepada Warga Binaan. Pengukuran tekanan darah, pengecekan suhu tubuh, dan pendengaran keluhan membantu petugas memperoleh informasi awal untuk menentukan kebutuhan pelayanan berikutnya.

“Melalui Sambang Sehat, kami melakukan pemeriksaan awal seperti pengukuran tekanan darah dan suhu tubuh serta mendengarkan keluhan yang disampaikan Warga Binaan. Informasi tersebut menjadi bahan untuk menentukan kebutuhan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan dan prosedur pelayanan kesehatan,” ujar Yudha.

Secara terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, tegaskan bahwa pelaksanaan tugas Pemasyarakatan perlu disertai perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan Warga Binaan. Ia mendukung komunikasi langsung dan pelayanan kesehatan di kamar hunian untuk menjaga lingkungan pembinaan tetap tertib, aman, dan kondusif.

“Pengawasan tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas, tetapi perhatian terhadap kondisi Warga Binaan juga perlu dilakukan melalui komunikasi dan pelayanan yang sesuai kebutuhan. Saya berharap Sapa Kasih dan Sambang Sehat dapat membantu petugas memahami kondisi mereka serta menindaklanjuti hal-hal yang memerlukan perhatian sesuai ketentuan dan kewenangan,” ujar Thoha.

Melalui Sapa Kasih dan Sambang Sehat, Lapas Batulicin padukan komunikasi langsung dengan pemantauan kondisi hunian dan pemeriksaan kesehatan awal. Kegiatan ini diharapkan mempererat komunikasi antara petugas dan Warga Binaan serta mendukung pembinaan yang lebih humanis dan kondusif. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0