Tasyakuran WBK, Rutan Majene Teguhkan Budaya Kerja Berintegritas

Tasyakuran WBK, Rutan Majene Teguhkan Budaya Kerja Berintegritas

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene gelar tasyakuran atas capaian kinerja Tahun 2025 sekaligus perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Sabtu (3/1), di Aula Rutan Majene. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama untuk menjaga konsistensi pelayanan dan integritas kerja ke depan.

Tasyakuran diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk syukur atas hasil kerja kolektif sepanjang 2025. Selain itu, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi internal agar capaian WBK tidak berhenti sebagai penghargaan administratif, tetapi berdampak langsung pada pola kerja dan kualitas layanan.

Kepala Rutan Majene, Christy J. Thenu, menegaskan bahwa WBK adalah konsekuensi dari kedisiplinan dan integritas yang dijalankan secara konsisten, bukan tujuan akhir.

“Predikat WBK ini harus dijaga dengan kerja yang nyata. Tasyakuran ini menjadi pengingat bahwa setiap layanan, keputusan, dan tanggung jawab harus tetap dijalankan secara bersih dan profesional,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi seluruh pegawai yang menjalankan tugas dengan standar yang sama, tanpa kompromi terhadap integritas. “Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Ke depan, komitmen itu harus semakin kuat agar pelayanan tetap terjaga dan kepercayaan publik tidak menurun,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Subseksi Rutan Majene, Muhammad Thaha, menyebut WBK sebagai dorongan moral bagi jajaran untuk bekerja lebih disiplin dan bertanggung jawab. “Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kerja kami dinilai. Ini memotivasi kami untuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas layanan, baik kepada Warga Binaan maupun masyarakat,” katanya.

Dari sisi pembelajaran, peserta magang nasional Rutan Majene, Faikah, menilai kegiatan tersebut memberi gambaran nyata tentang budaya kerja birokrasi yang sehat.
“Kami melihat langsung bagaimana integritas dan tata kelola organisasi dibangun, bukan hanya lewat aturan, tetapi lewat kebiasaan kerja sehari-hari,” tuturnya.

Rutan Majene meyakini predikat WBK bukan sekadar simbol, melainkan komitmen berkelanjutan untuk menjaga pelayanan tetap bersih, terukur, dan berorientasi pada kepercayaan publik. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Majene

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0