Teh Mint Laskarin Karya Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Curi Perhatian Kakanwil

Teh Mint Laskarin Karya Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Curi Perhatian Kakanwil

Karang Intan, INFO_PAS – Teh Mint Laskarin, salah satu produk unggulan hasil karya Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan kian mencuri perhatian. Kali ini, produk herbal tersebut raih perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan (Kalsel), Mulyadi, yang berkunjung Sabtu (9/5).

Dalam kunjungannya, Kakanwil melihat langsung proses pengolahan Teh Mint Laskarin yang dilakukan Warga Binaan, mulai dari tahap persiapan hingga penyajian. Ia juga menikmati Teh Mint Laskarin bersama jajaran Lapas Narkotika Karang Intan sambil memantau pelaksanaan pembinaan kemandirian di area kegiatan kerja.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian terus diarahkan pada kegiatan yang produktif dan bermanfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Kami ingin menghadirkan pembinaan yang mampu membangun keterampilan dan optimisme Warga Binaan. Teh Mint Laskarin menjadi salah satu hasil nyata dari proses pembinaan tersebut, di mana Warga Binaan dapat berkarya, belajar mandiri, dan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Yugo.

Menurutnya, pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada keterampilan kerja, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab Warga Binaan selama menjalani masa pidana. Proses produksi yang dilakukan secara teliti menjadi bagian dari pembelajaran kerja sekaligus pengembangan potensi diri.

Teh Mint Laskarin dikenal memiliki aroma mint yang segar dan cita rasa yang menenangkan. Selain bernilai ekonomi, produk tersebut juga memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu memberikan rasa rileks dan menjaga kebugaran tubuh.

Kakanwil mengapresiasi kreativitas dan semangat Warga Binaan dalam menghasilkan produk unggulan Lapas.

“Teh Mint Laskarin ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam Lapas mampu melahirkan karya yang positif dan bermanfaat. Selain memiliki nilai kesehatan, produk ini juga menunjukkan semangat perubahan dan produktivitas Warga Binaan yang patut diapresiasi,” ujar Mulyadi.

Melalui pembinaan kemandirian tersebut, Lapas Narkotika Karang Intan terus mendorong lahirnya karya-karya produktif sebagai bekal Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat dengan keterampilan dan semangat baru. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0