Tempuh Pendidikan S2, Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Dalami Manajemen SDM
Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan buka akses pendidikan tinggi bagi petugas dan Warga Binaan melalui program S2 Manajemen yang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin. Petugas dan Warga Binaan dalami mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) bersama Dosen STIMI Banjarmasin, Titien Agustina, melalui Zoom Meeting, Rabu (16/9).
Penyelenggaraan pendidikan tinggi menjadi salah satu upaya Lapas Narkotika Karang Intan dorong peningkatan pengetahuan dan kompetensi. Program tersebut beri kesempatan kepada petugas untuk tingkatkan kapasitas akademis sekaligus buka ruang bagi Warga Binaan untuk kembangkan potensi melalui pendidikan berkelanjutan.
Kesempatan menempuh pendidikan S2 memberikan manfaat bagi petugas untuk memperluas wawasan tentang pengelolaan sumber daya manusia. Salah satu pegawai yang mengikuti program tersebut, Taufik Hidayat, menilai materi Manajemen SDM beri pemahaman yang relevan dengan pengembangan kompetensi dan pelaksanaan tugas.
“Perkuliahan Manajemen SDM memberikan wawasan tentang bagaimana mengenali, mengelola, dan mengembangkan potensi setiap individu. Materi ini menjadi pengetahuan tambahan yang dapat saya gunakan untuk memahami pengelolaan SDM sekaligus mendukung pelaksanaan tugas secara lebih baik,” ungkap Taufik.
Lapas Narkotika Karang Intan juga beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk menempuh pendidikan tinggi. Warga Binaan ME mengikuti perkuliahan dari Ruang Belajar dan memanfaatkan materi Manajemen SDM untuk memahami pentingnya mengenali serta mengembangkan kemampuan diri.
“Materi Manajemen SDM mengajarkan saya pentingnya mengenali kemampuan diri dan terus mengembangkannya. Saya bersyukur bisa mengikuti perkuliahan ini karena mendapatkan pengetahuan baru yang dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana,” ujar ME.
Dosen STIMI Banjarmasin, Titien Agustina, mengarahkan mahasiswa untuk memahami pengelolaan sumber daya manusia sebagai bagian penting dalam mencapai tujuan organisasi. Ia membahas pengembangan kompetensi, pengelolaan potensi, serta peran individu dalam mendukung kinerja organisasi.
“Manajemen SDM tidak hanya membahas bagaimana organisasi mengelola orang, tetapi juga bagaimana mengembangkan potensi dan kompetensi setiap individu. Pemahaman tersebut penting agar mahasiswa mampu melihat peran sumber daya manusia sebagai bagian utama dalam mencapai tujuan organisasi,” jelas Titien.
Melalui kerja sama dengan STIMI Banjarmasin, Lapas Narkotika Karang Intan hadirkan kesempatan pendidikan tinggi bagi petugas dan Warga Binaan. Program S2 Manajemen memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mengembangkan kemampuan yang dapat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas maupun pengembangan diri. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


