Terung 20 Kg Hasil Panen SAE Lapas Labuhan Bilik Laris Manis di Pasar Tradisional
Labuhan Bilik, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik tunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Labuhan Bilik sukses memanen 20 kilogram terung segar pada Senin (13/7).
Hasil panen tersebut langsung dipasarkan ke pasar tradisional Labuhan Bilik. Langkah ini menjadi bukti konkret keberhasilan program pembinaan kemandirian berjalan optimal di Lapas.
"Panen hari ini bukan sekadar angka 20 kilogram terung, melainkan pembuktian Warga Binaan kami mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin ketika bebas nanti, mereka memiliki bekal keahlian kuat untuk berwirausaha,” ujar Kepala Lapas Labuhan Bilik, Leonardo Pandjaitan.
Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Felix Priyatna Tarigan, menjelaskan proses edukasi pertanian ini diterapkan secara konsisten kepada Warga Binaan. "Kami terus konsisten mendampingi dan mengedukasi Warga Binaan, mulai dari pengolahan lahan, perawatan, hingga masa panen. Hasil panen yang langsung diserap pasar tradisional Labuhan Bilik membuktikan kualitas produk Warga Binaan memiliki daya saing yang baik di pasar lokal,” tegasnya.
Sementara itu, Dian, salah satu Warga Binaan, mengatakan program SAE memberikan mereka kesempatan kedua dan ilmu bertani yang sangat berharga. “Kami merasa tetap berguna bagi masyarakat meskipun sedang menjalani masa pidana,” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penuh Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait kemandirian pangan, selaras dengan Asta Cita Presiden RI. Lapas Labuhan Bilik membuktikan proses Pemasyarakatan kini berfokus pada pembangunan manusia mandiri, produktif, dan siap mendukung ketahanan pangan nasional demi kemajuan bangsa. (IR)
Kontributor: Lapas Labuhan Bilik
What's Your Reaction?


