Tingkatkan Budaya Baca, Lapas Tolitoli Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli dukung peningkatan literasi Warga Binaan. Kerja sama ini diwujudkan melalui serah terima 50 eksemplar buku bacaan di Lapas Tolitoli, Selasa (20/10).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Lis Diawaty, serta Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Tolitoli, Haikal.
Sebanyak 50 eksemplar buku diserahkan kepada Lapas Tolitoli dengan mekanisme peminjaman berdasarkan surat persetujuan tertanggal 19 Oktober 2026. Peminjaman berlangsung selama dua bulan. Setelah itu, koleksi akan diganti dengan bahan bacaan lain agar Warga Binaan dapat mengakses sumber pengetahuan yang lebih beragam.
Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa kerja sama ini dukung pembinaan Warga Binaan, khususnya melalui kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi pengembangan diri.
Menurutnya, literasi tidak sekadar aktivitas membaca, tetapi juga sarana untuk membuka wawasan, membangun pola pikir yang lebih baik, dan menumbuhkan kesadaran untuk berubah. Ketersediaan bahan bacaan di Lapas diharapkan mendorong Warga Binaan untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
“Melalui akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas, kami berharap Warga Binaan dapat memanfaatkan waktu pembinaan untuk menambah pengetahuan, memperluas cara pandang, dan membangun motivasi untuk berubah. Kami ingin setiap proses pembinaan menjadi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap Mansur.
Sementara itu, Haikal menegaskan bahwa buku bacaan menjadi salah satu sarana pendukung pembinaan yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan secara berkelanjutan.
Ia berharap koleksi buku tersebut dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, menumbuhkan kebiasaan membaca, dan mendukung perubahan perilaku agar Warga Binaan lebih siap kembali serta beradaptasi di tengah masyarakat.
Dari pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Lis Diawaty menyampaikan bahwa kerja sama ini jadi bentuk dukungan untuk memperluas akses bahan bacaan sekaligus menumbuhkan budaya literasi di berbagai lingkungan, termasuk Lapas.
“Buku merupakan jendela pengetahuan yang dapat membuka wawasan dan memberikan perspektif baru bagi pembacanya. Kami berharap koleksi yang dipinjamkan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Warga Binaan, sehingga kegiatan membaca menjadi kebiasaan positif yang membantu mereka memperoleh pengetahuan, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Lis Diawaty.
Lapas Tolitoli berkomitmen menjaga koleksi buku yang dipinjamkan serta berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli terkait pengembalian dan pergantian buku sesuai kesepakatan.
Kolaborasi ini diharapkan tumbuhkan budaya membaca di lingkungan Pemasyarakatan sekaligus perluas kesempatan Warga Binaan untuk memperoleh pengetahuan dan mengembangkan diri sebagai bekal saat kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


