Ungkapan Syukur HUT Ke-91 GPM, Lapas Wahai Gelar Ibadah Bersama

Ungkapan Syukur HUT Ke-91 GPM, Lapas Wahai Gelar Ibadah Bersama

Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gelar ibadah syukur bersama peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti Warga Binaan beragama Kristen, jajaran pegawai, serta para pelayan firman dari GPM Jemaat Bethsan Wahai, Minggu (6/9).

Ibadah syukur tersebut bagian dari pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan sekaligus mempererat hubungan antara Lapas Wahai, Warga Binaan, dan GPM Jemaat Bethsan melalui kegiatan keagamaan.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, Usman Bakri, menyampaikan bahwa pembinaan mental dan spiritual merupakan salah satu bagian penting dalam proses reintegrasi sosial Warga Binaan.

"Kami menyampaikan selamat HUT ke-91 GPM. Kehadiran dan keterlibatan gereja di dalam Lapas bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud nyata kepedulian sosial dan spiritual. Pembinaan kerohanian seperti ini sangat penting untuk menyentuh hati para Warga Binaan agar mereka betul-betul siap kembali ke tengah masyarakat dengan mental dan karakter yang baru," ujar Usman.

Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, tegaskan bahwa jajaran pembinaan terus memfasilitasi program keagamaan bagi Warga Binaan. "Program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan terus kami prioritaskan. Melalui ibadah syukur ini, kami berharap nilai-nilai iman dan kebersamaan terus tertanam dalam diri Warga Binaan sebagai bekal perubahan perilaku sehari-hari," ungkap La Joi.

Kesan mendalam juga dirasakan Warga Binaan yang mengikuti ibadah dengan penuh sukacita. Salah seorang Warga Binaan, RR, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya dalam peringatan tersebut.

"Kami merasa sangat bersyukur dan tidak merasa disisihkan. Perhatian dari para pelayan GPM Jemaat Bethsan yang rutin mendampingi kami ibadah membuat kami makin optimis dan menguatkan iman kami selama menjalani masa pidana," ucap RR.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan apresiasi kepada GPM Jemaat Bethsan atas dukungannya terhadap pembinaan kerohanian Warga Binaan di Lapas Wahai.

"Terima kasih dan apresiasi yang mendalam kami sampaikan kepada GPM Jemaat Bethsan atas pelibatan proaktif dan dedikasinya selama ini dalam mendukung pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan di Lapas Wahai. Sinergi positif ini adalah bukti nyata peran aktif gereja dalam mendukung tugas Pemasyarakatan dan mencerdaskan kehidupan spiritual masyarakat," tutur Ricky.

Dalam pemberitaan firman, Majelis Jemaat Bethsan memimpin perenungan Alkitab yang mengangkat tema HUT ke-91 GPM, yakni "Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut akan Allah". Warga Binaan diajak membangun kehidupan yang berlandaskan rasa syukur serta tekun menjalankan kebaikan di mana pun berada.

Pembinaan di dalam Lapas juga ditekankan bukan sebagai akhir perjalanan hidup, melainkan bagian dari proses pembentukan diri agar setiap pribadi mampu memperbarui pola pikir dan membawa perubahan positif ketika kembali ke tengah keluarga serta masyarakat.

Rangkaian ibadah syukur ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kemajuan pelayanan GPM di Maluku, serta kelancaran proses pembinaan di Lapas Wahai. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0