Warga Binaan Lapas Bandanaira Raih Juara III Lomba Antarkhatib
Banda Naira, INFO_PAS - Prestasi membanggakan berhasil diraih Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira dengan meraih Juara III lomba antarkhatib yang diselenggarakan Kementerian Agama Kecamatan Banda memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. Pengumuman penghargaan tersebut diumumkan pada Maulid Zikir di pelataran Istana Mini, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (29/8) malam.
Capaian ini menjadi bukti proses pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku. Ini juga memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi, bakat, serta kepercayaan diri melalui kegiatan positif dan bernilai keagamaan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, mengapresiasi keberanian dan kesungguhan Warga Binaan yang mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan menjadi salah satu sarana penting dalam membangun karakter dan mental Warga Binaan. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi Warga Binaan lainnya untuk terus aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan Lapas.
"Kami sangat mengapresiasi semangat Warga Binaan yang berani tampil dan mengikuti lomba antarkhatib. Ini merupakan proses pembinaan bagaimana mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri," ujar Rustam.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan yang mengikuti lomba, Fajri, bersyukur diberikan kesempatan untuk tampil dan membawa nama baik Lapas Bandanaira. Baginya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki diri.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti lomba ini dan mendapatkan Juara III. Bagi saya, ini bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga kesempatan untuk belajar, berani tampil di depan orang banyak, dan menunjukkan kami sebagai Warga Binaan juga bisa berprestasi," ungkap Fajri.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, atas capaian yang berhasil diraih Warga Binaan. Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari kemauan, keberanian, dan kesungguhan Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan.
"Kami tentu bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Warga Binaan yang telah meraih Juara III. Prestasi ini menunjukkan di balik keterbatasan mereka, terdapat potensi yang dapat dikembangkan dan diarahkan menjadi sesuatu yang positif," kata Samad.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menjadi penyemangat bagi jajaran Lapas Bandanaira untuk terus menghadirkan program pembinaan yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk berkembang, baik dalam bidang keagamaan, keterampilan maupun kegiatan positif lainnya. "Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap kesempatan sebagai bagian dari proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ajak Samad.
Prestasi Juara III dalam lomba antarkhatib ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi perjalanan pembinaan Warga Binaan Lapas Bandanaira menuju perubahan yang lebih baik serta kesiapan untuk kembali dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


